
Ilustrasi seseorang yang lahir dari keluarga broken home dan memiliki kekuatan.
JawaPos.com - Setiap manusia memang tidak bisa meminta dilahirkan dari latar belakang keluarga manapun. Kita semua terlahir begitu saja dan harus berjuang untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.
Macam-macam tipe keluarga yang dapat kita temui mulai dari keluarga cemara hingga broken home. Terkadang hal itu bisa menjadi dampak yang signifikan pada kepribadian seseorang.
Mengutip dari laman Ibupedia, seseorang yang lahir dari keluarga broken home seringkali memiliki stigma negatif di mata masyarakat disebabkan perpisahan orang tua.
Keluarga broken home sendiri diartikan sebagai rumah tangga yang rusak akibat perpisahan, apapun latar belakang perpisahan tersebut. Arti broken home bagi anak tentu lebih mendalam.
Bagi anak, arti broken home adalah orang tuanya tidak lagi bersama, saling bermusuhan, saling bertengkar, dan keluarganya tidak lagi akur seperti sebelumnya. Serumit itulah arti broken home bagi mereka sehingga inilah yang menggiring banyaknya efek broken home pada anak baik mental maupun fisik.
Mari kita patahkan stigma bahwa seseorang yang lahir dari broken home itu tidak selalu negatif, bahkan ada juga yang lahir dari keluarga cemara tapi berperilaku negatif.
Melansir dari laman Expert Editor, jika seseorang lahir dari keluarga broken home, cenderung sering menyembunyikan 7 kekuatan ini :
1. Ketahanan yang Luar Biasa
Sepert kita ketahui bahwa kehidupan itu naik turun, bagi mereka yang pernah mengalami keluarga yang berantakan, pasang surut ini mungkin terasa lebih seperti gunung dan lembah.
Namun, justru medan yang penuh tantangan inilah yang telah membentuk mereka menjadi sangat tangguh. Ketahanan ini adalah kualitas yang memungkinkan untuk bangkit kembali dari kesulitan. Bagi mereka yang lahir dari keluarga broken home sudah mempelajari keterampilan ini sejak awal.
2. Empati yang Luar Biasa
Seseorang yang lahir dari keluarga broken home sudah tahu rasanya berjuang, merasa tidak didengarkan, dan menghadapi emosi yang rumit. Belajar dari pengalaman tersebut yang membuat mereka berempati pada orang lain.
Empati yang luar biasa ini adalah kekuatan tersembunyi dari seseorang yang lahir dari keluarga broken home. Mereka telah merasakan sakit, melihat perjuangan, sehingga seringkali mampu memahami perasaan ini pada orang lain dengan pengalaman serupa.
3. Kemandirian
Bagi mereka yang berasal dari keluarga broken home, kemandirian ini bukan sekadar tujuan. Itu adalah suatu keharusan serta alat untuk bertahan hidup.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
