
Ilustrasi patah hati.
JawaPos.com – Putus cinta adalah hal biasa dialami oleh kebanyakan orang, tetapi sangat sulit untuk berdamai dengan kesedihan, kekesalan, dan kebingungan. Kompleksitas kepribadian manusia membuat pemulihan setelah putus cinta beberapa tipe kepribadian dilalui lebih lambat daripada yang lain.
Dilansir dari 16personalities.com, melanjutkan hidup setelah putus cinta membuat perasaan kecewa dan tidak ada mantra ajaib yang dapat menyembuhkan rasa sakit itu. Tiap kepribadian memiliki cara berbeda dalam menghadapi putus cinta, penolakan, melepaskan, dan melanjutkan hidup.
Berikut sebagai gambaran menghadapi putus cinta, tetapi ini bukan proses yang dilakukan secara instan. Namun, bagaimana kita menyembuhkan diri sendiri dengan cara dan waktu kita sendiri.
Alasan Sebagian Orang Lebih Sulit Melangkah Maju
Sebagai awalan, kepribadian tiap individu memiliki ekspektasi yang berbeda dalam menanggapi orang yang masuk kedalam hidup mereka. Survei yang dilakukan oleh 16personalities.com tentang mengandalkan orang lain, sekitar 83 persen mereka umumnya menghindari hal tersebut.
Perolehan hasil, 77 persen dari kepribadian perasaan mencoba menghindar, dibandingkan 89 persen dari kepribadian pemikir. Untuk kontek hidup lebih mudah dengan orang lain, sekitar 75 persen tipe perasaan setuju, dibandingkan dengan hanya 46 persen tipe pemikir yang setuju.
Kepribadian pemikir cenderung mencoba memandang emosi atau keterikatan yang berat sebagai hal yang mampu mereka kendalikan. Sedangkan untuk kepribadian perasa, mereka cenderung menyerah dengan kondisi emosional mereka.
Membicarakan move on, 70 persen tipe perasa menyatakan bahwa mereka butuh waktu yang lama untuk pulih dari putus cinta, dibandingkan 43 persen kepribadian pemikir. Perbandingan yang sama terjadi pada kepribadian Turbulent dan Assertive, dengan 67 persen Turbulent butuh waktu lama untuk move on, dibandingkan 47 persen Assertive.
Melangkah maju setelah putus cinta sangat sulit, seperti beban yang terus ada dalam pikiran dan hati kita. Namun, saat sulit seperti itu merupakan kesempatan yang bagus untuk memperlambat Langkah, merenungkan diri, dan menunjukan diri kita akan berharganya cinta dan kasih sayang saat menjalani masa move on.
Tips agar Bisa Menyembuhkan Diri dari Putus Cinta
Saat mencoba melupakan putus cinta, penting untuk bersabar dengan diri sendiri. Butuh waktu dan usaha untuk memproses kesedihan yang muncul akibat hilangnya hubungan yang kita jalani sebelumnya.
Menurut survei 16personalities.com, kebanyakan orang mencoba mempercepat proses patah hati semampu mereka. Hasilnya, 65 persen kepribadian pemikir mereka setuju dengan mempercepat proses itu, dibandingkan dengan 41 persen kepribadian perasa.
Hal ini sangat wajar karena tipe pemikir cenderung berorientasi pada kehidupan mereka setelahnya, dan emosi mereka merupakan masalah yang mampu mereka selesaikan. Namun, meskipun kita mencoba untuk tergesa-gesa melewati proses patah hati, hal itu tidak akan membuat anda pulih dari patah hati secepatnya.
Saat putus cinta, kita biasa berpikir tidak cukup baik untuk menjalin hubungan tersebut. 65 persen kepribadian Turbulent dan 63 persen perasa menganggap diri mereka sebagai alasan putus cinta, sedangkan 47 persen kepribadian Assertive dan 52 Persen kepribadian pemikir menganggap putus cinta akibat kesalahan mereka.
Meskipun kita memiliki sebagian tanggung jawab atas putus cinta, tetapi setiap hubungan didasarkan pada dua orang yang saling berkomitmen. Jadi apabila salah satu pihak menganggap remeh hubungan yang dijalani itu tidak ada hubungannya dengan harga diri kita sebagai pribadi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
