Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 September 2024 | 03.00 WIB

Kenali 8 Kebiasaan Buruk ini untuk Mengatasi dan Mempertahankan Kebiasaan Baik dalam Hidup

Ilustrasi kebiasaan buruk menghamba kebiasaan baik. (pixabay.com) - Image

Ilustrasi kebiasaan buruk menghamba kebiasaan baik. (pixabay.com)

JawaPos.com–Untuk meningkatkan pola hidup dan kebiasaan yang baik, perlu meninggalkan kebiasaan buruk. Tapi, alih-alih membangun kebiasaan baik, kebiasaan buruk yang terus dilakukan untuk waktu yang lama membuat kebiasaan itu menjadi sulit dihilangkan.

Meskipun sudah berusaha, ada pola yang menunjukkan seseorang susah untuk menumbuhkan kebiasaan yang positif. Mereka yang terus menerus berjuang untuk membentuk kebiasaan baik akan mengalami beberapa hal ini.

Umumnya, kebiasaan ini akan membuat mereka kesulitan mengembalikan hidup menjadi lebih baik. Dilansir dari hackspirit.com, 8 kebiasaan buruk yang dapat menghambat perubahan ke arah yang lebih baik.

  1. Tidak memiliki tujuan yang jelas

Salah satu hambatan terbesar saat membentuk kebiasaan baik yaitu tidak memiliki tujuan yang jelas. Orang ini akan kesulitan dalam menentukan kebiasaan baik apa yang harus mereka lakukan karena tujuan tersebut tidak jelas.

Tujuan yang kurang jelas akan membuat orang tersebut tidak fokus dan kehilangan motivasi. Ini karena sistem kerja otak yang membutuhkan tujuan yang jelas dan terarah untuk bekerja secara efektif mencapai sebuah target tertentu.

Luangkan waktu yang cukup untuk menentukan tujuan yang jelas dan spesifik untuk membantu mengarahkan tindakan apa yang perlu dilakukan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tujuan yang jelas akan menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan peluang saat melakukan kebiasaan baru.

  1. Mencoba mengubah banyak hal sekaligus

Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Begitu pula saat ingin mengubah kebiasaan baik. Mencoba mengubah banyak hal sekaligus dalam satu waktu akan terasa terbebani dan melelahkan. Ini karena saat mengubah kebiasaan dibutuhkan fokus, energi, dan kemauan yang keras.

Dengan mengubah banyak hal sekaligus, bisa jadi malah tidak ada satupun kebiasaan baru yang berhasil diubah karena terlalu lelah. Sebaiknya akan lebih efektif jika fokus pada satu perubahan dalam satu waktu. Setelah kebiasaan tersebut menjadi kebiasaan yang alami, barulah bisa beralih dan mencoba mengubah kebiasaan buruk yang lain.

  1. Tidak menjadikan kebiasaan sebagai prioritas

Saat dihadapkan pada kebiasaan baru, sering kali kebiasaan itu akan lebih mudah terlupakan terutama saat keadaan terdesak. Hal ini karena mereka tidak menjadikan kebiasaan baru tersebut sebagai prioritas. Seperti ketika mengatakan ingin mulai olahraga, ingin mulai hidup sehat, atau tidak ingin begadang.

Namun, saat lelah, sibuk, atau stres, keinginan itu hilang dan terlupakan. Seharusnya, jika ingin mengubah kebiasaan baik, kebiasaan tersebut bukan lagi hal yang bisa ditawar.

Kebiasaan baru itu harus menjadi prioritas penting dan aktivitas yang krusial yang perlu kamu lakukan sesuai waktu yang telah ditentukan.

  1. Tidak memiliki mental yang kuat

Biasanya orang yang memiliki ketahanan yang kuat dalam membangun kebiasaan baik cenderung memiliki semangat berjuang dan mental yang kuat. Mereka memiliki kekuatan untuk bertahan dan menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.

Hal ini karena ketika membangun kebiasaan baik, banyak rintangan dan perasaan malas yang bisa membuat siapa saja mundur dan menyerah.

Ada berbagai cara untuk membangun mental yang kuat. Misalnya dengan siap mengatasi berbagai rintangan apapun yang menghalangi perubahan baik yang ingin dilakukan.

  1. Terlalu perfeksionis

Dalam beberapa hal perfeksionis mungkin jadi hal yang baik. Tapi, ketika ingin mengubah kebiasaan buruk, perfeksionis menjadi hal yang dapat menghambat perubahan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore