Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 September 2024 | 21.33 WIB

Semakin Cemas dan Tidak Bahagia, Ini 5 Tanda Anda Terlalu Materialistis Tanpa Menyadarinya

Salah satu tanda materialistis adalah mengalami peningkatan cemas dan tidak bahagia (freepik) - Image

Salah satu tanda materialistis adalah mengalami peningkatan cemas dan tidak bahagia (freepik)

JawaPos.com – Pada dasarnya ada perbedaan tipis antara menghargai hal-hal materi dan mengembangkan obsesi yang tidak sehat terhadap hal-hal tersebut.

Dalam artikel ini, kita akan membagikan beberapa tanda menunjukkan bahwa Anda sedang menuju ke arah itu.

Ini adalah indikator yang dapat membantu Anda menilai kembali nilai-nilai Anda dan mendapatkan kembali keseimbangan dalam hidup Anda.

Hal ini bukan tentang menjauhi semua barang-barang material tetapi menjaga hubungan yang sehat dengan barang-barang tersebut.

Dilansir dari laman The Vessel, Rabu (4/9) berikut tanda-tanda bahwa Anda terlalu materialistis diantaranya :

1. Anda terus-menerus membandingkan apa yang Anda miliki dengan orang lain

Salah satu tanda bahwa Anda menjadi terlalu materialistis adalah ketika Anda mendapati diri Anda dalam siklus perbandingan yang tidak pernah berakhir.

Artinya Anda selalu membandingkan harta milik Anda dengan miliki teman-teman Anda bahkan orang asing di internet.

Tentu wajar jika kita sesekali membandingkan untuk membangkitkan motivasi dalam diri namun jika menjadi kebiasaan yang bertujuan untuk mengevaluasi nilai materi Anda maka hal ini tanda bahaya.

Membandingkan tidak hanya melelahkan tetapi juga menciptakan lingkaran ketidakpuasan dan keinginan untuk mendapatkan lebih.

2. Berbelanja telah menjadi mekanisme penanggulangan

Tanda lain bahwa Anda terlalu materialistis adalah berbelanja dijadikan sebagai mekanisme penanggulangan.

Setiap kali Anda merasa sedih atau tertekan, Anda cenderung berpikir pergi ke tempat perbelanjaan atau mengklik berbagai toko daring.

Hal ini bukan tentang membutuhkan barang yang Anda beli namun tentang kesenangan sementara yang Anda terima.

Jadi, jika berbelanja telah menjadi cara utama Anda mengatasi stres atau emosi maka inilah saatnya untuk mengambil langkah mundur dan mengevaluasi mekanisme penanggulangan Anda.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore