
Kebiasaan perempuan yang bahagia menjadi ibu menurut Psikologi. (Pexels/Sarah Chai)
JawaPos.com – Menurut Psikologi, perempuan yang bahagia menjadi ibu seringkali menerapkan beberapa kebiasaan tertentu.
Perempuan yang merasa bahagian dalam peran sebagai ibu biasanya memiliki kebiasaan yang positif dan berdampak baik bagi keluarganya.
Kebiasaan ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan mental sang ibu, tetapi juga kesejahteraan anak-anaknya.
Perempuan yang bahagia menurut Psikologi, cenderung menjalani perilaku yang mendukung keseimbangan dalam hidup.
Dilansir dari Hack Spirit pada Jumat (23/8), ada sembilan kebiasaan perempuan yang bahagia menjadi ibu menurut Psikologi.
Baca Juga: 7 Perilaku Pria yang Dibesarkan oleh Ibu yang Suka Mengontrol, Terlalu Mandiri hingga Perfeksionisme
Para ibu yang bahagia memahami pentingnya meluangkan waktu untuk diri sendiri. Mereka menyadari bahwa untuk bisa merawat orang lain dengan baik, mereka harus terlebih dahulu merawat diri mereka sendiri.
Kegiatan perawatan diri ini bisa sesederhana melakukan yoga di pagi hari, menikmati secangkir kopi dalam keheningan, atau berjalan-jalan di sore hari. Dengan melakukan hal-hal kecil namun bermakna ini, para ibu memastikan mereka memiliki energi dan sikap positif yang diperlukan untuk mengasuh anak-anak mereka.
Ibu-ibu yang menemukan kebahagiaan dalam perannya tetap terhubung dengan dunia luar. Mereka aktif bersosialisasi dengan teman-teman, bergabung dalam klub buku lokal, atau berinteraksi melalui media sosial.
Koneksi-koneksi ini berfungsi sebagai sistem pendukung yang vital, memberikan wadah untuk berbagi pengalaman dan merayakan pencapaian. Dengan menjaga hubungan di luar keluarga inti, para ibu ini mempertahankan identitas mereka sebagai individu dengan minat dan passion mereka sendiri.
Di era media sosial yang kerap menampilkan gambaran motherhood yang sempurna, ibu-ibu yang bahagia justru merangkul realitas ketidaksempurnaan. Mereka tidak stres jika terkadang anak-anak makan pizza untuk makan malam atau jika tumpukan cucian menumpuk.
Mereka memahami bahwa kesalahan adalah bagian alami dari proses belajar dan tumbuh. Dengan begitu, para ibu ini membebaskan diri dari tekanan yang tidak perlu dan menciptakan lingkungan yang lebih santai dan penuh kasih sayang bagi anak-anak mereka.
Motherhood bukan selalu tentang kebahagiaan; ada kalanya frustasi dan kelelahan muncul. Ibu-ibu yang bahagia tidak menyembunyikan emosi-emosi ini. Mereka mengakui bahwa wajar untuk merasa kewalahan atau lelah sesekali.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
