Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 00.23 WIB

Wajib Dihindari! 7 Kebiasaan Mengasuh Anak Secara Toxic, Salah Satunya Membandingkan dengan Anak Orang Lain

Ilustrasi ibu marah sambil memberikan komentar negatif kepada anak (freepik) - Image

Ilustrasi ibu marah sambil memberikan komentar negatif kepada anak (freepik)

JawaPos.com – Mengasuh anak menjadi salah satu tugas yang paling memuaskan atau bisa jadi sulit untuk dilakukan oleh beberpa orang tua.

Kesempatan untuk membimbing dan merawat anak-anak dengan baik saat mereka tumbuh dan berkembang, adalah kesempatan baru setiap hari.

Namun, dalam upaya kita untuk memenuhi kepentingan terbaik mereka terkadang kita membiarkan kebiasaan mengasuh anak yang toxic yang pasalnya bisa merugikan mereka secara emosional dan psikologis.

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beberapa kebiasaan mengasuh anak yang dinilai toxic dan harus Anda hindari sebagaimana dilansir dari laman Mind Family, Kamis (15/8) sebagai berikut :

  1. Pola asuh yang berlebihan atau pengawasan yang ketat

Kita kerap berpikir bahwa terus-menerus mengawasi anak-anak kita dan mengambil keputusan untuk mereka adalah cara yang paling terjamin untuk memastikan keberhasilan dan keselamatan mereka terpenuhi.

Tetapi sebaliknya, kita mungkin terlalu mengasuh atau mengawasi sehingga dapat merusak kemandirian dan kepercayaan diri anak. Mereka perlu membuat pilihan sendiri, menghadapi konsekuensi dan mempelajari keterampilan memecahkan masalah.

Intinya jika mereka diberi ruang untuk tumbuh dengan tetap tinggal dirumah maka kita membuat mereka mengembangkan ketahanan dan kemandirian dalam diri mereka sendiri.

  1. Menggunakan rasa bersalah sebagai alat manipulasi

Rasa bersalah adalah salah satu kebiasaan buruk orang tua yang paling mengkhawatirkan dan dapat dengan mudah memengaruhi perilaku atau keputusan anak-anak kita. Namun, rasa bersalah ini memiliki efek negatif jangka panjang.

Harga diri anak-anak dapat hancue jika kita membuat mereka merasa bersalah karena tidak dapat memenuhi harapan kita atau memilih jalan yang berbeda dari kita tetapkan untuk mereka.

  1. Mengabaikan kebutuhan emosional

Kebiasaan toxic lain dalam mengasuh anak adalah mengabaikan kebutuhan emosional. Pasalnya anak-anak perlu sering menunjukkan kasih sayang, pengertian dan empati agar memiliki landasan emosional yang kuat.

Tidak menanggapi perasaan mereka atau tidak menawarkan dukungan emosional dapat mengakibatkan masalah seperti rasa tidak aman atau rendahnya harga diri.

  1. Membandingkan anak Anda dengan orang lain

Pada dasarnya anak-anak adalah jiwa yang berbeda dengan kelebihan dan kekurangan mereka. Seharusnya sebagai orang tua, kita mampu membuat mereka percaya diri dan memiliki citra diri yang baik dengan berfokus pada pertumbuhan pribadi mereka bukan malah membandingkan anak Anda dengan orang lain.

Menghindari perbandingan ini tentunya juga mencegah anak merasa dihargai atas siapa mereka bukan atas seberapa baik mereka dibandingkan dengan orang lain.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore