
Ilustrasi salah satu jenis KDRT.
JawaPos.com - Melihat beberapa kasus dalam hubungan pernikahan akhir-akhir ini, cukup menggemparkan dunia maya, mulai dari perselingkuhan hingga KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).
Pada umumnya, sebagian besar masyarakat mengetahui KDRT itu hanya dalam bentuk kekerasan fisik.
Namun, dikutip dari laman Artikel BPMID Universitas Medan Area, ternyata ada 4 jenis KDRT, di antaranya sebagai berikut:
1. Kekerasan Seksual
Kekerasan seksual dalam rumah tangga ini meliputi pemaksaan hubungan seksual yang sebetulnya tidak diinginkan, dan juga berbentuk dalam pelecehan.
2. Kekerasan Ekonomi
Kekerasan ekonomi melibatkan pengendalian akses korban terhadap hal yang menyangkut keuangan, membuat korban bergantung secara ekonomi pada pelaku, serta mengeksploitasi atau memanipulasi keuangan korban.
3. Kekerasan Emosional atau Psikologis
Kekerasan emosional mencakup perilaku yang merendahkan, menghina, mengintimidasi, atau mengisolasi korban dari keluarga dan teman. Hal ini termasuk ancaman, penghinaan, dan manipulasi psikologis.
4. Kekerasan Fisik
Kekerasan yang dapat terlihat secara langsung yakni dengan memukul, menendang, atau mencekik. Sehingga menimbulkan luka pada korban bahkan bisa menghilangkan nyawanya.
Dari beberapa jenis KDRT yang dilakukan, terkadang kita tidak bisa melihat secara jelas alasan pelaku bertindak hal tersebut, padahal jika dilihat dari sebelum pernikahan tidak ada tanda-tanda yang mengarah pada kekerasan.
Mengutip dari laman Artikel NU Online, Dosen Psikolog IAIN Kudus mengungkapkan 3 penyebab terjadinya KDRT dalam hubungan pernikahan, diantaranya :
Pertama, kasus KDRT terjadi karena adanya relasi rumah tangga yang tidak setara, seperti hubungan antara suami ke istri atau orang tua ke anak.
Rasa tidak saling menghormati dan memahami tentang posisinya masing-masing yang menjadi hubungan pernikahan itu tidak sehat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
