Ilustrasi pria yang memilih selingkuh dalam hubungan.
JawaPos.com - Jika seorang pria membentak anda, anda tahu bahwa dia kasar. Jika dia mengabaikan anda, anda tahu dia meremehkan anda. Namun, mari kita hadapi itu . Memahami perilaku manusia tidak selalu semudah itu. Terutama ketika harus mendeteksi tanda-tanda ketidaksopanan yang tidak kentara.
Untungnya, ada beberapa tanda bahaya yang konsisten muncul. Dan saya akan membagikan lima di antaranya kepada anda.
Tujuannya? Untuk membantu membekali anda dengan wawasan untuk mengenali mereka yang tidak menghargai nilai anda. Berikut 5 tandanya dikutip dari ideapod;
1) Mengabaikan waktu anda
Waktu sangat berharga, kita semua tahu itu. Dan ketika seseorang tidak menghargai waktu anda, itu menyakitkan. Mungkin dia selalu terlambat datang ke acara kencan, atau sering membatalkan rencana di menit-menit terakhir.
Ini lebih dari sekadar pelupa atau tidak terorganisir. Ini adalah tanda yang jelas bahwa dia tidak menghargai waktu anda, yang merupakan bentuk ketidakhormatan yang halus.
Tapi ini bukan hanya tentang ketepatan waktu. Ini tentang pertimbangan. Seorang pria yang menghargai anda akan mempertimbangkan bagaimana tindakannya berdampak pada jadwal anda dan akan berusaha untuk mengakomodasinya.
Jika anda mendapati diri anda terus-menerus menunggunya atau mengatur ulang rencana anda, inilah saatnya untuk memperhatikan. Rasa tidak hormat sering kali bersembunyi dalam perilaku-perilaku kecil yang tidak disadari.
2) Gangguan yang terus-menerus
Komunikasi adalah jalan dua arah. Tetapi apa yang terjadi ketika anda merasa terjebak di lorong satu arah? Izinkan saya berbagi contoh pribadi. Saya pernah berkencan dengan seorang pria yang bisa berbicara berjam-jam tentang minatnya, pekerjaannya, teman-temannya - pada dasarnya, dunianya.
Dan jangan salah sangka, saya senang mendengar tentang kehidupannya. Namun setiap kali saya mencoba untuk berbagi sesuatu tentang kehidupan saya, dia akan memotong di tengah-tengah kalimat untuk mengarahkan pembicaraan kembali kepadanya.
Interupsi yang terus menerus dilakukannya tidak hanya mengganggu, tetapi juga tidak sopan. Seolah-olah pikiran dan pengalaman saya tidak begitu penting dibandingkan dengan pengalamannya.
Jika dipikir-pikir, itu adalah tanda yang jelas bahwa dia tidak cukup menghormati saya untuk mendengarkan apa yang saya katakan. Dan itu tidak baik.
3) Kurangnya kontak mata

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
