
Ilustrasi pria yang sedang makan.
JawaPos.com – Sering kali, rasa lapar terjadi karena pola makan yang kurang memadai, seperti kekurangan protein atau serat, tetapi bisa juga disebabkan oleh masalah hormonal seperti resistensi leptin, atau karena gaya hidup sehari-hari.
Rasa lapar adalah sinyal dari tubuh bahwa ia membutuhkan lebih banyak makanan. Namun, banyak orang tetap merasa lapar meskipun sudah makan.
Selain komposisi makanan, perut juga memiliki reseptor regangan yang mendeteksi seberapa besar perut mengembang saat makan dan mengirimkan sinyal ke otak untuk menimbulkan rasa kenyang.
Reseptor ini tidak tergantung pada komposisi nutrisi, tetapi lebih pada volume makanan secara keseluruhan.
Namun, rasa kenyang yang disebabkan oleh reseptor regangan ini tidak bertahan lama, sehingga mengonsumsi makanan yang bervolume tinggi namun rendah kalori, seperti sayuran segar dan buah-buahan, dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dalam jangka pendek.
Seperti dikutip dari healthline, Berikut beberapa faktor termasuk komposisi makanan, hormon, dan gaya hidup, dapat menjelaskan fenomena merasa lapar setelah makan.
Komposisi Makanan
Makanan tinggi protein biasanya memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan yang lebih banyak mengandung karbohidrat atau lemak, meskipun memiliki jumlah kalori yang sama.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa makanan kaya protein lebih efektif dalam merangsang pelepasan hormon rasa kenyang, seperti GLP-1, CCK, dan PYY. Jika diet kekurangan serat, juga mungkin merasa lapar lebih sering, karena serat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan membantu memperlambat pengosongan lambung.
Hormon
Dalam beberapa kasus, rasa lapar setelah makan bisa disebabkan oleh masalah hormon seperti resistensi leptin. Leptin adalah hormon yang memberi sinyal ke otak bahwa sudah kenyang.
Namun, pada beberapa orang, terutama mereka yang mengalami obesitas, otak tidak merespon leptin dengan baik, sehingga meskipun kadar leptin tinggi dalam darah, otak tetap mengira tubuh membutuhkan lebih banyak makanan.
Faktor Gaya Hidup dan Perilaku
Faktor perilaku juga bisa memengaruhi rasa lapar setelah makan. Misalnya, makan sambil terganggu, makan terlalu cepat, stres, olahraga berlebihan, kurang tidur, atau tidak cukup makan sepanjang hari bisa menyebabkan merasa lapar meskipun sudah makan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
