
Orang yang Tidak Mematikan Centang Biru di WhatsApp, Biasanya Memiliki 4 Ciri-Ciri Ini. (Solu.co)
JawaPos.com - WhatsApp menjadi salah satu aplikasi yang sering anda buka sepanjang hari. Berbagai tema obrolan dilakukan di aplikasi tersebut. Tidak hanya mengirim pesan secara pribadi, whatsapp juga bisa mengumpulkan orang dengan minat yang sama melalui sebuah grup. Dilansir The Free Press Journal, berikut ini merupakan sembilan perilaku seseorang di sebuah grup WhatsApp.
1. Orang yang selalu berpendapat
Mereka adalah orang yang selalu menuliskan pendapatnya saat ada sebuah topik di grup whatsApp. Orang-orang ini akan mencari peluang untuk mengekspresikan sudut pandangnya dengan penuh semangat. Jika ada yang mendebatnya, mereka siap untuk melawan ide siapapun yang tidak sesuai dengan pemikirannya.
2. Seorang pengamat
Tipe orang ini merupakan seorang pengamat yang selalu menikmati candaan, meme, dan lelucon dengan tenang. Sikap mereka sangat netral, jarang berkomentar, atau berpihak. Mereka akan berkomentar di grup, jika ada seseorang yang berulang tahun.
3. Penyuka emoji
Mengetik adalah tindakan yang sangat dihindari dari orang-orang ini. Saat memberikan reaksi, mereka akan mengekspresikannya dengan memberikan emoji seperti jempol, hati, ketawa, dan lain-lain. Hal tersebut juga dipengaruhi karena mereka tidak ingin mengetik sesuatu yang panjang.
4. Si pemancing
Membagikan gambar-gambar lucu dan topik yang sensitif adalah kesukaan mereka. Tujuannya untuk membuat peserta di grup menjadi lebih ramai. Namun saat hal tersebut menjadi sebuah perdebatan yang panas, ia akan perlahan-lahan keluar dari grup atau tidak berkomentar lagi.
5. Orang yang mengetahui semuanya
Saat ada sebuah peristiwa yang viral mereka adalah orang pertama di grup yang ditanya pendapatnya. Selain itu, di grup reuni sekolah orang-orang ini yang paling tahu tentang apa yang terjadi saat seseorang mengunggah foto-foto lama.
6. Orang yang tidak aktif
Sikapnya tidak jauh berbeda dengan orang-orang yang hanya menjadi seorang pengamat di sebuah grup. Mereka hampir tidak pernah untuk berkomentar apapun topik diskusinya. Bahkan jika ada yang berulang tahun, orang-orang tersebut tidak berkomentar.
7. Tidak paham konteks
Orang-orang ini memang selalu berpendapat jika ada topik yang diberikan. Namun, mereka tidak selalu paham dengan apa yang dibicarakan dan terus bersikap seperti itu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
