Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Mei 2026 | 00.19 WIB

WhatsApp Siapkan Cloud Sendiri, Cadangan Chat Bakal Lebih Aman dari Google Drive?

Logo WhatsApp, aplikasi pesan instan milik Meta yang kini diguncang gugatan terkait dugaan kelalaian dalam perlindungan data pengguna (Dok. The Guardian) - Image

Logo WhatsApp, aplikasi pesan instan milik Meta yang kini diguncang gugatan terkait dugaan kelalaian dalam perlindungan data pengguna (Dok. The Guardian)

JawaPos.com - WhatsApp dikabarkan tengah menyiapkan layanan penyimpanan cloud terenkripsi end-to-end atau ujung-ke-ujung miliknya sendiri. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan perlindungan privasi pengguna, khususnya untuk cadangan chat, foto, video, hingga file yang dibagikan lewat aplikasi.

Kehadiran layanan baru tersebut pun memunculkan pertanyaan, apakah pengguna nantinya perlu beralih dari Google Drive dan iCloud?

Selama ini, pengguna WhatsApp di Android mengandalkan Google Drive untuk mencadangkan data, sementara pengguna iPhone menggunakan iCloud. Ke depan, WhatsApp disebut akan menghadirkan sistem cloud internal yang memungkinkan pengguna menyimpan data langsung di layanan milik WhatsApp tanpa sepenuhnya bergantung pada penyedia pihak ketiga.

Seperti dilansir dari Talk Android, Meta selaku induk perusahaan WhatsApp menyebut layanan ini akan tetap menggunakan standar privasi yang sama seperti sistem pesan WhatsApp saat ini. Seluruh data yang tersimpan bakal dilindungi enkripsi ujung-ke-ujung secara otomatis, sehingga isi file maupun percakapan tidak dapat diakses pihak lain, termasuk Meta sendiri.

Untuk menjaga keamanan akun, pengguna nantinya akan diberikan beberapa pilihan metode autentikasi, mulai dari PIN, kata sandi biasa, hingga kunci enkripsi 64 digit. Opsi tersebut disiapkan agar dapat digunakan baik oleh pengguna umum maupun mereka yang menginginkan perlindungan keamanan lebih tinggi.

Dari informasi yang beredar, WhatsApp disebut berencana menawarkan paket penyimpanan 50 GB dengan biaya sekitar USD 1,10 per bulan atau setara sekitar Rp18 ribuan. Harga tersebut hampir setara dengan layanan iCloud milik Apple.

Selain paket berbayar, WhatsApp juga dikabarkan sedang mempertimbangkan opsi gratis sebesar 2 GB, meski belum dipastikan apakah fitur itu akan tersedia untuk seluruh pengguna atau hanya pelanggan layanan tertentu.

Saat ini, Meta masih menguji layanan cloud tersebut kepada sejumlah pengguna terpilih. Detail terkait harga, kapasitas, hingga jadwal peluncuran resmi pun masih berpotensi berubah sebelum dirilis secara luas melalui pembaruan WhatsApp mendatang.

Langkah Meta menghadirkan layanan cloud sendiri dinilai bukan hanya untuk meningkatkan privasi pengguna, tetapi juga sebagai upaya memperkuat ekosistem perusahaan. Dengan menyediakan layanan penyimpanan internal, Meta dapat mengurangi ketergantungan terhadap Google dan Apple sekaligus mempertahankan pengguna tetap berada di platform mereka.

Meski Meta mengklaim tidak bisa mengakses isi data yang tersimpan, perusahaan kemungkinan tetap dapat melihat metadata tertentu seperti kapasitas penyimpanan yang digunakan, frekuensi pencadangan, dan struktur file, sebagaimana lazim terjadi pada layanan cloud lainnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore