
Ilustrasi Lingkaran pertemanan. (Freepik)
JawaPos.com - Semakin seseorang beranjak dewasa, biasanya lingkaran pertemanan mereka akan semakin kecil dibandingkan ketika mereka anak-anak atau remaja.
Banyak orang merasa bahwa seiring bertambahnya usia, menjalin pertemanan baru adalah tugas yang agak berat di tengah masalah hidup yang beragam.
Dilansir JawaPos.com dari Psychology Today, penelitian menunjukkan bahwa kesepian merupakan masalah utama bagi orang dewasa yang mendambakan hubungan sosial, tetapi kesulitan memenuhi kebutuhan tersebut.
Salah satu faktor utama dalam masalah kesulitan menjalin pertemanan ketika dewasa adalah evolusi lingkungan sosial.
Saat masa anak-anak dan remaja, seseorang dikelilingi oleh teman sebaya di sekolah, tempat les, dan kegiatan lain yang mudah untuk berubah menjadi sahabat.
Ketika dewasa, lingkungan sosial mengalami penyusutan karena tanggung jawab lain, seperti pekerjaan, keluarga, dan kegiatan pribadi.
Baca Juga: Libra Menyukai Kebebasan dan Cancer Lebih Sensitif, Ini Kecocokan Mereka dalam Pertemanan
Penyempitan jaringan sosial ini dapat membatasi kesempatan untuk bertemu orang baru dan membentuk hubungan yang bermakna.
Beragamnya usia seseorang yang berada di satu lingkungan juga kadang menyulitkan orang untuk menjalin pertemanan karena perbincangan yang tidak terhubung dengan baik, atau faktor lain yang menyangkut jarak generasi.
Penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan sekitar 50 jam kontak untuk membentuk persahabatan dan mendekati 200 jam untuk membentuk persahabatan dekat.
Jumlah waktu dan energi ini dapat membuat prospek mendapatkan teman baru tampak sangat membebani.
Sehingga menyebabkan banyak orang memprioritaskan hubungan yang sudah ada atau mengabaikan kesempatan bersosialisasi sama sekali.
Ada beberapa strategi yang dapat digunakan seseorang untuk mengatasi rintangan dalam menjalin persahabatan saat dewasa.
Baca Juga: Wajib Kamu Catat! Berikut 5 Cara untuk Mengatasi Rasa Iri yang Dimiliki Pada Teman Sendiri
Proaktif Mencari Peluang Berinteraksi Sosial

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
