Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juli 2024 | 22.14 WIB

8 Cara Mencintai Seseorang dengan Gangguan Kepribadian Borderline Personality Disorder Serta Cara Membantu Mereka Mengatasi Ketakutannya

Ilustrasi gangguan kepribadian Borderline Personality Disorder (Pixabay/Colibrie)

JawaPos.com - Borderline Personality Disorder (BPD) merupakan gangguan kepribadian atau gangguan kesehatan mental yang berpengaruh pada emosi dan cara berpikir seseorang kepada dirinya sendiri dan orang lain.

Menurut National Institute of Mental Health, BPD adalah penyakit mental yang ditandai dengan pola suasana hati, citra diri, dan perilaku yang terus berubah. Gejala-gejala ini seringkali mengakibatkan tindakan impulsif dan masalah dalam hubungan.

Sulit untuk mencintai seseorang dengan BPD atau gangguan kepribadian ambang, karena orang dengan BPD akan menguji cinta pasangannya agar pasangannya membuktikan cinta mereka, tetapi itu tidak akan pernah cukup bagi penderita BPD.

Jika kamu bertanya-tanya bagaimana cara mencintai seseorang dengan gangguan Borderline Personality Disorder, JawaPos.com telah melansir dari laman YourTango, Sabtu (20/7), terkait delapan hal yang wajib kamu ketahui tentang bagaimana cara mencintai seseorang dengan gangguan BPD.

1. Jangan memberi label atau menghakimi mereka

Saat mencintai seseorang dengan Borderline Personality Disorder (BPD), penting untuk melihat perilaku mereka sebagai reaksi terhadap perasaan ditinggalkan. Jangan bereaksi balik, jika kamu bereaksi balik, kamu akan memperburuk reaksi mereka.

2. Jangan menanggapi reaksi mereka secara pribadi, tetapi dengarkan apa yang ada di baliknya

Pasangan dari orang yang memiliki gangguan kepribadian ambang atau Borderline Personality Disorder ini harus menunjukkan bahwa mereka ada untuk mereka. Jadi, dengarkan apa yang mereka rasakan, tanpa harus merasa bertanggung jawab atas perasaan mereka.

3. Dengarkan perasaan mereka tanpa menyalahkannya

Pada dasarnya, luapan amarah adalah cara untuk mengomunikasikan apa yang mereka rasakan di dalam hati. Penting untuk tidak tersinggung, tetapi biarkan perasaan mereka dirasakan dan diungkapkan sehingga mereka dapat lebih dipahami.

Kamu tidak perlu mengakui bahwa kamu yang salah, tetapi pahamilah apa yang mereka rasakan, sehingga kamu dapat menyesuaikan diri dengannya.

4. Validasi perasaan mereka tanpa mengambil tanggung jawab atas perasaan mereka

Jika kamu merasa bertanggung jawab atas apa yang mereka rasakan, kamu akan terjerumus ke dalam perilaku destruktif yang terus berlanjut. Hal ini membuat semakin mustahil untuk mencintai seseorang dengan BPD.

5. Beri tahu mereka bahwa kamu tidak bermaksud menolak mereka

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore