Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juli 2024 | 20.53 WIB

7 Ciri Orang Bermental Kuat Menurut Ahli, Berani Hadapi Kenyataan hingga Tidak Menghapus Masa Lalunya

Ilustrasi, seseorang yang memiliki mental kuat. - Image

Ilustrasi, seseorang yang memiliki mental kuat.

JawaPos.com - Respon seseorang dalam menghadapi masalah berbeda-beda ada yang larut dalam keterpurukan ada pula yang tegar menghadapinya.

Seseorang yang tetap tegar meski ditimpa masalah dan kemalangan bertanda orang tersebut memiliki mental yang kuat.

Mental yang kuat pun membuat seseorang tetap tenang dalam menjalani hidup dan tidak merubah dirinya sama sekali meski permasalahan datang bertubi-tubi.

Lebih lanjut, berikut tujuh ciri seseorang memiliki mental kuat menurut ahli seperti dilansir JawaPos.com dari Psychology Today pada Kamis (8/9).

1. Berani Menghadapi Kenyataan

Ciri pertama yang menandakan seseorang memiliki mental kuat adalah berani menghadapi kenyataan yang ada didepannya secara langsung. Orang tersebut hanya meyakini bahwa permasalahan yang ada hanya dapat dihadapi dan dicarikan solusi.

Di dalam mencari solusi atas apa yang terjadi, orang bermental baja akan melihat situasi secara jernih kemudian mempelajari dan menelitinya. Selain itu tidak sungkan-sungkan untuk menerima masukan dari sekitar untuk solusi yang terbaik atas permasalahan yang menimpa dirinya.

2. Bertanggung Jawab atas Diri

Selain berani menghadapi kenyataan, orang bermental kuat pun berani bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Ini berarti tidak melimpahkan kesalahan kepada orang lain apalagi bertindak sebagai 'korban' atas apa yang dilakukannya.

Lebih jelasnya, orang dengan kekuatan mental yang baik sanggup menerima segala konsekuensi terhadap tindakan, pilihan, dan keputusan yang diambil meski akan membawanya ke dalam situasi yang sulit dan dipenuhi rasa sakit.

3. Self-Monitoring

Ciri selanjutnya orang yang bermental kuat ialah memiliki kemampuan self-monitoring atau memiliki kesadaran diri terhadap perilaku, perasaan, dan pikirannya. Dengan kemampuan self-monitoring membuat seseorang mampu mengatur perasaan dan responnya atas situasi yang terjadi.

4. Self-Correction

Tidak hanya self-monitoring saja, seseorang dengan mental kuat pun memiliki kemampuan mengoreksi diri atau self-correction. Pengalaman belajar dari kesalahan melahirkan kemampuan ini, sehingga membuat seseorang konsisten dalam menanggapi atau merespon suatu situasi.

5. Mampu Mengatasi Pengalaman Negatif

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore