Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Juni 2024 | 01.47 WIB

It's Ok Not To Be Ok, Salah Satu Cara Terhindar dari Toxic Positivity, Silakan Terapkan dalam Diri

Ilustrasi seseorang yang sedang tidak baik-baik saja.

JawaPos.com - Toxic positivity, sebuah perilaku yang selalu tampak 'baik-baik saja' meski kehidupan yang sedang dijalani tidak berjalan mulus alias tidak sesuai dengan harapannya.

Namun, seringkali keadaan 'baik-baik saja' yang diperlihatkan seseorang adalah hasil dari mengabaikan rasa sedih, terluka, dan kecewa dalam dirinya.

Padahal menjadi tidak 'baik-baik saja' bukanlah sesuatu yang dilarang atau disebut it's ok not to be ok.

Bahkan dilansir JawaPos.com dari Very Well Mind (14/5), it's ok not to be ok menjadi salah satu cara agar diri terhindar dari perilaku toxic activity yang ternyata berbahaya untuk kesehatan fisik dan mental.

Selengkapnya, berikut empat cara agar terhindar dari perilaku toxic activity:

1. It's Ok Not To Be Ok

Ketahuilah bahwa memiliki perasaan negatif tidak selamanya salah. Wajar kok untuk merasa sedih, kecewa, marah, ataupun sakit hati sekalipun atas apa yang terjadi.

Terimalah semua perasaan itu dan hiduplah realistis, tidak semua yang diinginkan/ diharapkan dapat terjadi. Ingat seseorang yang sehat saja bisa jatuh sakit bukan? Jadi, it's ok not to be ok.

2. Kelola Emosi Tanpa Menyangkalnya

Perlu bagi kita menerima perasaan negatif yang hadir karena dapat memberikan informasi penting yang membawa perubahan dalam hidup ke arah lebih baik lagi. Namun, penting juga untuk mengelolanya, karena emosi negatif dapat menyebabkan stres.

3. Fokus pada Mendengarkan

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore