Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Juni 2024 | 23.53 WIB

5 Alasan Orang Jepang Tidak Minum saat Sedang Makan, Ternyata Bisa Menyebabkan Berat Badan Bertambah

Ilustrasi orang Jepang yang sedang makan. (Freepik)



JawaPos.com - 
Saat sedang mengunjungi restoran di negara Barat, kemungkinan besar kamu akan menerima segelas air dengan es dan irisan lemon dalam ukuran gelas besar. Namun, hal ini berbeda ketika kamu berada di Jepang.

Di Jepang, kamu kemungkinan hanya mendapatkan secangkir air dengan ukuran sangat kecil. Orang Jepang percaya bahwa air dapat mengganggu pencernaan sehingga membuat tubuh menjadi lebih sulit mencerna makanan.

Ada beberapa alasan yang harus kamu tahu mengapa orang Jepang tidak minum saat sedang makan. Ketahui selengkapnya dalam artikel ini, dikutip dari Brightside.me, Rabu (12/6).

 
Baca Juga: Tes Kepribadian: Love Language Ada Banyak, Ada yang Suka Disentuh sampai Doyan Kasih Hadiah, Anda yang Mana?  

1. Membuat Mulut Kering


Meminum segelas air saat makan bisa menyebabkan air liur menjadi kering. Beberapa orang suka menambahkan irisan lemon ke dalam air mereka yang membuat minumannya menjadi asam sehingga dapat mempengaruhi sekresi air liur.

Diketahui, air liur menyehatkan area mulut. Namun, jika mulut kering, maka hal ini dapat menimbulkan beberapa gejala, salah satunya bau mulut. Selain itu, air lemon juga dapat memperburuk kondisi kesehatan tertentu, seperti refluks asam hingga dapat merusak enamel gigi.

2. Membahayakan Pencernaan

Ketika kamu minum air saat makan, maka air liurmu menjadi encer. Hal tersebut dapat mempengaruhi pelepasan cairan lambung yang bertanggung jawab untuk mencerna makanan.

Akibatnya, perut menerima sinyal yang lebih lemah untuk memecah makanan sehingga bisa menyebabkan kembung.

3. Memperlambat Penyerapan Nutrisi

Perlu diketahui, minum air saat makan dapat mengecerkan cairan pencernaan sehingga mempengaruhi tingkat keasaman alami pada perut. Hal ini pun berdampak negatif pada sistem pencernaan hingga menyebabkan tubuh menyerap lebih sedikit vitamin dan nutrisi.

4. Menyebabkan Sakit Mag

Minum air saat makan akan menambah volume pada perut dan meningkatkan tekanan pada perut, seperti halnya makan besar. Hal ini dapat memperburuk kondisi kesehatan tertentu dan meningkatkan risiko naiknya asam lambung.

Perlu diketahui, minum air saat makan juga dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih sedikit enzim pencernaan. Hal tersebut dapat menyebabkan reaksi berantai dengan efek samping, termasuk sakit mag.

5. Berat Badan Bertambah

Minum air saat makan ternyata dapat menyebabkan berat badan menjadi bertambah. Ketika tubuh tidak dapat mencerna makanan dengan cukup baik, tubuh akan mengubahnya menjadi lemak sehingga membuat berat badanmu menjadi bertambah.

Selain itu, minum air saat makan juga dapat menyebabkan tubuh melepaskan lebih banyak insulin ke dalam darah. Hal ini meningkatkan peluang menyimpan lemak di tubuh.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore