
Ilustrasi- Pria tidak mendengarkan pasangannya (Pixel-Shot)
JawaPos.Com - Menemukan pasangan yang setara mulai dari penghasilan hingga pendidikan memang penting.
Bagi sebagian besar orang, kesetaraan pasangan sangat bedapak pada kehidupan pernikhan jangka panjang.
Oleh karena itu, sebelum menjatuhkan pilihan untuk memiliki pasangan seumur hidup, ada baiknya untuk menimbang kembali keputusan kamu.
Bagi beberapa orang, menemani pria yang sedang berproses mungkin masih menjadi tolerasi.
Namun, ketika memiliki pasangan yang tidak bekerja sebaiknya kamu pertimbangkan baik-baik.
Sebab, hal ini dapat menimbulkan berbagai tantangan dan risiko, baik dari segi keuangan, emosional, sosial hingga mental.
Berdasarkan ilmu psikologi, dinamika ini dapat mempengaruhi kesehatan mental dan kesejahteraan rumah tangga secara keseluruhan.
Dilasir dari Psychology Today pada Minggu (2/6), berikut risiko memiliki pasangan atau suami yang tidak bekerja dari perspektif psikologi.
1. Stres Finansial
Salah satu risiko utama dari memiliki suami yang tidak bekerja adalah tekanan finansial.
Ketika hanya satu pasangan yang bertanggung jawab untuk penghasilan rumah tangga, beban keuangan bisa sangat berat.
Stres finansial ini dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan ketegangan dalam hubungan.
2. Penurunan Harga Diri
Bagi banyak pria, pekerjaan adalah sumber utama identitas dan harga diri.
Ketika seorang suami tidak bekerja, ia mungkin mengalami penurunan harga diri dan rasa tidak berharga.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
