
Neanderthal
JawaPos.com - Saat ini, sebagian besar teori menerima bahwa Neanderthal menunjukkan perilaku maju dan strategi adaptif dan bukan makhluk buas yang lamban dan tidak memiliki peluang melawan Homo sapiens yang jauh lebih unggul.
Namun, Homo sapiens yang masuk melakukan sesuatu yang cukup berbeda, dan sedikit lebih unggul, untuk memberi keunggulan dalam situasi.
Neanderthal adalah kerabat terdekat manusia yang telah punah. Beberapa ciri khas tengkorak mereka termasuk bagian tengah wajah yang besar, tulang pipi yang miring, dan hidung yang besar untuk melembabkan dan menghangatkan udara dingin dan kering.
Tubuh lebih pendek dan kekar daripada manusia pada umumnya. Namun otak mereka sama besarnya dengan otak kita dan sering kali lebih besar sebanding dengan kekuatan tubuh mereka.
Peralatan yang digunakan untuk aktivitas adalah seperti berburu dan menjahit. Asimetri lengan kiri-kanan menunjukkan bahwa mereka berburu dengan menusukkan (bukan melempar) tombak yang memungkinkan mereka membunuh hewan besar dari jarak yang aman.
Ternyata, Neanderthal sebanding dengan manusia modern dalam banyak hal. Dikutip nationalgeographic.grid.id berikut adalah fakta mengejutkan Neanderthal:
Dengan mempelajari kuburan di Eropa Barat, para peneliti menyimpulkan bahwa Neanderthal terkadang menguburkan orang mati.
Neanderthal membuat seni gua paling awal yang diketahui. Studi ini berfokus pada seni di tiga gua Spanyol yang berisi rendering hewan, titik, dan tanda geometris berwarna merah dan hitam, ditambah stensil tangan, cetakan tangan, dan ukiran.
Ada suatu masa ketika H. sapiens bukan satu-satunya spesies yang secara teratur memulai dan menggunakan api. Neanderthal juga terampil dalam hal ini, seperti yang ditunjukkan oleh sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences.
Neanderthal terbukti menjadi pemburu yang luar biasa dengan pengetahuan keterampilan yang dibutuhkan untuk menangkap permainan dan kemampuan kognitif untuk mengkoordinasikan serangan.
Salah satu hewan besar yang diburu Neanderthal adalah woolly mammoth, kerabat gajah modern yang sekarang sudah punah ditutupi bulu dan beratnya mencapai 12.000 pound.
Diketahui bahwa manusia modern kawin dengan Neanderthal, tetapi penelitian yang diterbitkan pada tahun 2016 menunjukkan bahwa kawin silang terjadi lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.
Dan meskipun mungkin tidak memiliki kosakata yang canggih, namun mampu berbicara dengan rumit berkat keberadaan dan posisi tulang hyoid, yang terletak di leher dan menopang akar lidah. Kemungkinan menghasilkan suara yang lebih tinggi dan lebih keras daripada rata-rata manusia modern.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
