Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Mei 2024 | 18.25 WIB

Orang yang Sering Gonta-ganti Profesi, Ternyata Memiliki 8 Ciri-ciri Kepribadian Berikut

Ilustrasi orang yang suka berpindah profesi (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang suka berpindah profesi (Freepik)

JawaPos.com - Apakah kamu pernah melihat ada seseorang yang sering kali berpindah-pindah profesi atau pekerjaan? Atau mungkin kamu salah satu orang yang sering juga melakukannya?

Alih-alih membuat langkah strategis untuk menaiki tangga karir atau melakukan eksplorasi bakat dan keinginan yang belum tergali, kamu mungkin merasa gelisah ketika harus melakukan pekerjaan.

Selain itu, kamu juga sering kali terdorong untuk melepaskan diri dari kesibukan dan terus-menerus berpindah profesi untuk mencari sesuatu yang sepertinya tidak dapat kamu temukan.

Dilansir JawaPos.com dari laman Ideapod, Rabu (29/5), orang yang terus-menerus berpindah pekerjaan memiliki beberapa sifat yang sedikit tidak biasa dibandingkan orang lain.

1. Mereka menerima perubahan

Keterbukaan terhadap pengalaman telah dicatat sebagai salah satu sifat positif dari mereka yang terjun dalam karir.

Hidup penuh ketidakpastian dan hal ini menunjukkan fleksibilitas, kemampuan beradaptasi, kemandirian, dan ketahanan ketika seseorang menerimanya.

Ini adalah kecakapan hidup yang sangat berguna. Banyak yang terjebak dalam kehidupan dan karir karena mereka terlalu takut untuk mencoba sesuatu yang baru.

Sebagai profesor ilmu saraf terapan dan perilaku organisasi, Justin James Kennedy, menjelaskan bahwa jarang ditemukan orang yang, bukannya menghindar dari perubahan, malah secara aktif mencari perubahan.

2. Mereka bisa menjadi impulsif

Jika kamu memiliki karakter impulsif, kamu mungkin akan terburu-buru dalam melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. Impulsif sendiri bisa datang dari kurangnya stabilitas emosi.

Ketika kita tidak tahu cara mengatur emosi, kita cenderung dipimpin oleh emosi di saat-saat yang panas tanpa memikirkan dampak jangka panjangnya. Psikolog menunjukkan fakta bahwa jenis pengambilan risiko impulsif tertentu dikaitkan dengan ketidakdewasaan emosional.

3. Mereka mudah bosan

Sebuah penelitian menyoroti bagaimana tugas atau pekerjaan yang berulang, monoton, tidak menarik, dan tidak memiliki kompleksitas untuk memberikan rangsangan yang cukup dapat menimbulkan kebosanan dalam diri kita.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore