Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Mei 2024 | 17.38 WIB

6 Cara Cepat Move On Dari Mantan Pacar atau Gebetan, Patut Dicoba Bagi yang Sering Gamon

Ilustrasi patah hati dan perlu melakukan proses move on. (Freepik)

JawaPos.com -  Putus cinta atau berpisah dengan seseorang yang pernah menjadi pusat kehidupan kita memang bukanlah hal yang mudah untuk dilalui. Bagi beberapa orang, proses move on dari mantan pacar atau crush (gebetan) bisa terasa sangat berat hingga butuh waktu yang lama.

Apakah Anda termasuk orang yang sering merasa susah move on atau masih terjebak dalam kenangan masa lalu? Apakah Anda masih merasa kehilangan setelah putus dari pacar atau menyudahi hubungan tanpa status? Jangan khawatir, Ada banyak cara efektif untuk membantu Anda bangkit dan melangkah maju.

Dilansir dari laman The Every Girl, pada Selasa (28/5), ada enam cara cepat move on dari mantan pacar dan crush yang patut dicoba, khususnya bagi Anda yang sering merasa gamon (gagal move on) dan susah mupon. Simak tips-tips berikut:

  1. Biarkan Diri Anda Merasa Sedih

Jika Anda mencoba melupakan perpisahan dan berpura-pura seolah tidak pernah terjadi, Anda hanya akan menunda proses penyembuhan. Dalam Ted Talk-nya tentang Bagaimana Mengatasi Akhir Hubungan, Dr. Antonio Pascual-Leone, seorang psikolog klinis dan peneliti, menyarankan untuk fokus pada perasaan tidak nyaman seperti sedih, hampa, dan kesepian daripada menghindarinya.

"Saat Anda menghindari masalah, tidak ada yang bisa berubah," jelas dr. Pascual-Leone. 

Meskipun durasi proses penanganan berbeda-beda bagi setiap orang, penelitian Dr. Pascual-Leone menunjukkan bahwa jumlah langkah yang dibutuhkan untuk cepat move on adalah sama, dan langkah pertama selalu adalah membiarkan diri Anda merasakan semua emosi tersebut.

Anda perlu melalui badai untuk memahami apa yang Anda rasakan dan mengapa Anda merasa demikian. Selain itu, Anda tidak akan menekan atau menyimpan emosi dalam jangka panjang ketika Anda membiarkan diri Anda benar-benar merasakannya.

  1. Tentukan Hal Apa yang Anda Butuhkan Dari Hubungan Tersebut

Saat Anda merasakan semua emosi yang timbul dari berakhirnya hubungan mulai dari rasa sakit, luka, sedih, hingga kesepian. Gunakan kesempatan ini untuk mengetahui apa yang Anda perlukan.

Apa yang Anda harapkan dari hubungan tersebut? Apakah Anda ingin merasa berharga, dicintai, atau menjadi prioritas? Dr. Pascual-Leone mengatakan bahwa perubahan dan penyembuhan mulai terjadi ketika Anda menuliskan apa yang Anda benar-benar butuhkan, meskipun Anda belum merasa berhak mendapatkannya. 

Meskipun Anda bukan pihak yang menginginkan perpisahan, hubungan berakhir karena suatu alasan dan kebutuhan Anda tidak terpenuhi (bahkan jika kebutuhan itu adalah dukungan tanpa syarat atau kesetiaan). Luangkan waktu sebentar untuk memikirkan apa yang Anda cari dari hubungan itu.

Kemudian, pikirkan bagaimana diri Anda dapat mulai memberikan hal-hal tersebut kepada diri Anda sendiri. Bagaimana Anda bisa membuat diri Anda merasa berharga, didukung, atau dicintai tanpa syarat?

Perpisahan dapat memberi kita wawasan yang banyak tentang kebutuhan terdalam kita yang mungkin diri kita saja tidak menyadarinya, jadi gunakan periode ini untuk mengevaluasi ulang apa yang benar-benar Anda butuhkan dari suatu hubungan sehingga Anda tahu harus apa untuk hubungan berikutnya, tapi yang lebih penting, untuk hubungan dengan diri Anda sendiri.

  1. Temukan Kembali Diri Anda

Ternyata, salah satu alasan mengapa putus cinta begitu sulit adalah bukan selalu karena kita merindukan orang itu, tetapi karena kita merindukan siapa diri kita saat bersama orang itu atau apa yang bisa kita capai bersama dengan mantan.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore