Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Mei 2024 | 13.35 WIB

4 Cara Memulai Hari ala Stoic, Salah Satunya Jangan Takut Bertemu Orang yang Menjengkelkan

Cara memulai hari ala stoic./ Pexels/Lukas Hartmann - Image

Cara memulai hari ala stoic./ Pexels/Lukas Hartmann

JawaPos.com – Banyak orang mencari cara terbaik untuk memulai hari dengan tenang dan penuh makna.

Filosofi Stoic, yang diajarkan oleh tokoh-tokoh besar seperti Seneca, Epictetus, dan Marcus Aurelius, menawarkan panduan praktis untuk menjalani hari dengan bijaksana.

Menggabungkan prinsip-prinsip stoic ke dalam rutinitas pagi dapat membantu kita memulai hari dengan ketenangan dan kekuatan batin.

Filosofi ini mengajarkan kita untuk fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan dan menerima hal-hal yang berada di luar kendali kita.

Ajaran stoic menekankan pentingnya kendali diri, penerimaan, dan kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai situasi.

Memulai hari dengan prinsip-prinsip stoic dapat membantu kita menjaga keseimbangan emosional dan fokus pada apa yang benar-benar penting.

Dilansir dari psychologytoday.com pada Senin (27/5), terdapat beberapa cara memulai hari ala stoic yang sangat bermanfaat dalam kehidupan kita.

1. Jangan takut bertemu dengan orang yang menjengkelkan

Salah satu catatan Marcus Aurelius, salah satu pemikir stoic dalam bukunya Meditasi mengungkapkan bahwa “...hari ini, saya akan bertemu orang-orang yang suka ikut campur, tidak tahu berterima kasih, agresif, pengkhianat, jahat, dan tidak sosial.”

Apa yang hendak dikatakan di sini adalah, mungkin hari ini kita akan bertemu dengan orang-orang yang menjengkelkan.

Namun, kita perlu menyadari bahwa perilaku negatif ini disebabkan oleh ketidaktahuan mereka tentang hakikat kebaikan dan kejahatan.

Dengan memahami prinsip ini, kita bisa bersikap lebih sabar dan bijaksana ketika berhadapan dengan mereka.

2. Terbuka untuk berkawan dan hindari konflik

Selanjutnya Marcus Aurelius mengungkapkan, “kita dilahirkan untuk bekerja sama, seperti kaki, seperti tangan, seperti kelopak mata, seperti deretan gigi atas dan bawah. Jadi melakukan perlawanan terhadap satu sama lain adalah hal yang bertentangan dengan alam: dan kemarahan atau penolakan adalah pertentangan.”

Apa yang hendak dikatakan adalah, semua manusia memiliki bagian dalam kehidupan. Oleh karena itu, seharusnya kita bekerja sama secara harmonis, seperti bagian-bagian tubuh yang bekerja sama.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore