5 tanda dan peringatan bahwa Anda sangat membutuhkan detoks digital. (Ideapod.com)
Sebelum Anda menyadarinya, Anda telah teralihkan dari tugas Anda dan memfokuskan diri pada pemberitahuan dari ponsel Anda yang menyenangkan itu. Tanpa Anda sadari, 30 menit (atau mungkin lebih) pun telah berlalu. Hal ini terjadi karena media sosial sudah cukup banyak membajak otak Anda.
Peneliti Universitas Virginia dan asisten profesor filsafat, Zachary Irving mengatakan pikiran kita biasanya mengembara saat waktu senggang, seperti naik bus atau berjalan kaki. Dan gangguan digital justru dirancang untuk membuat kita 'terjebak' didalamnya.
Irving juga mengatakan bahwa apa yang mungkin dihasilkan oleh pemikiran kreatif justru akan digantikan oleh hal-hal seperti kemarahan moral atau “pengulangan malapetaka”.
Jika Anda merasa otak Anda dibajak dan terlalu terpengaruh oleh hal-hal menarik di Internet dalam waktu yang cukup lama, Anda mungkin harus menetapkan beberapa batasan untuk menggunakan media sosial Anda.
2. Anda selalu menggulir media sosial ketika Anda seharusnya sedang tidur
Anda mungkin pernah bangun di tengah malam untuk sekedar pergi ke kamar mandi. Namun, saat kembali ke tempat tidur, Anda merasa tidak ada salahnya untuk melihat teks, email, dan notifikasi apa pun yang mungkin masuk kedalam ponsel Anda dalam beberapa jam terakhir.
Alhasil, Anda pun menyelinap ke Instagram, lalu Facebook,.lalu Twitter. Bahkan mungkin platform media sosial baru, “Threads”. Tiba-tiba 20 menit telah berlalu. Anda menyingkirkan ponsel Anda tetapi disaat yang sama Anda benar-benar merasa tidak bisa kembali tidur.
Ini mungkin akan terjadi juga di malam berikutnya, dimana Anda tidak dapat tertidur kembali sampai sebelum alarm berbunyi. Anda mungkin juga terlibat dalam sesuatu yang disebut penundaan waktu tidur.
3. Media sosial membuat tenaga dan pikiran sosial Anda terkuras
Kita tahu bahwa bahkan sebelum pandemi Covid 19 terjadi, banyak orang yang semakin mengandalkan media sosial sebagai bentuk sosialisasi utama mereka. Disaat kita tidak bisa bersosialisasi secara fisik, mengandalkan media sosial menjadi hal yang lumrah.
“Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan internet dalam waktu lama dapat menyebabkan penurunan komunikasi tatap muka dan interaksi sosial,” kata Olivia Surtees dari With Juno. Sebab, hal ini dapat menimbulkan perasaan kesepian dan terisolasi.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
