Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Mei 2024 | 16.05 WIB

6 Frasa yang Sering Diucapkan oleh Orang Cerdas Secara Emosional Menurut Psikologi, Apa Saja?

Ilustrasi perempuan yang cerdas secara emosional (freepik)

JawaPos.com – Kecerdasan emosional merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia terutama dalam menjalin hubungan baik dari segi cinta, keluarga maupun pekerjaan.

Dikutip dari laman Sampoerna University, kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang dalam mengatur emosi, menjaga dan memilih cara dalam pengungkapan melalui kesadaran diri, empati, pengendalian diri, motivasi dan keterampilan sosial.

Setiap pribadi tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, namun cerdas pula secara emosional. Lantas bagaimana cara kita mengenali orang yang cerdas secara emosional?

Dilansir dari laman Idea Pod, Minggu (12/5), terdapat beberapa frasa yang sering diucapkan oleh orang yang cerdas secara emosional diantaranya :

  1. Saya melakukan kesalahan dan saya dengan tulus meminta maaf

Sebagai konsultan dan pakar kesehatan mental Steven Stosny, Ph.D mengatakan bahwa banyak orang berpikir bahwa mereka meminta maaf padahal mereka terlihat menenangkan, mengurusi atau meremehkan.

Orang yang cerdas secara emosional meminta maaf dengan mengakui kesalahannya, mempertanggungjawabkan tindakannya, dan mengambil langkah aktif untuk tidak mengulangi pola yang sama di masa mendatang.

  1. Saya menghargai Anda

Orang-orang dengan kecerdasan emosional tinggi akan berusaha semaksimal mungkin untuk menuangkan jenis cinta yang sama ke dalam semua hubungan mereka baik yang dibangun atas dasar romansa atau persahabatan.

Salah satunya dengan mengungkapkan rasa syukur. Seorang psikolog Chelom E. Leavitt, JD, Ph.D., menyatakan bahwa orang yang bersyukur bisa meningkatkan emosi positif dalam hubungan dan meminimalkan emosi negatif yang beracun.

Rasa syukur juga menciptakan lebih banyak ketahanan terhadap stress dan memupuk rasa harga diri yang lebih tinggi. Bahkan orang yang cerdas secara emosional mampu konsisten bersyukur menciptakan lingkungan positif dalam hubungan mereka.

  1. Mari bekerja sama untuk menemukan kompromi

Konflik adalah tempat berkembangnya ego kita. Ketika Anda menyadari bahwa Anda mempunyai perbedaan pendapat dengan seseorang, Anda berpikir akan berusaha memenangkan perdebatan itu.

Jika Anda kalah, Anda tersinggung. Namun jika Anda menang, Anda merasa identitas Anda ditegaskan kembali dan ego Anda berhasil terdongkrak.

Hal ini berbeda dengan orang yang cerdas secara emosional, mereka akan memandang setiap konflik sebagai masalah yang dapat mereka atasi sebagai sebuah tim.

Ketika bisa bekerja sama menyelesaikan konflik, maka perselisihan bisa berubah menjadi sesuatu yang mendekatkan mereka dengan orang lain dan memperkuat hubungan mereka secara keseluruhan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore