
Tips mengendalikan panic attack ketika sedang kambuh (freepik)
JawaPos.com – Panic attack atau serangan panik merupakan sebuah kondisi dimana seseorang mengalami ketakutan dan kecemasan secara tiba-tiba dan terjadi kapan saja, baik karena adanya faktor pemicu maupun tanpa adanya faktor pemicu.
Selama serangan panik, Anda akan merasakan gejala mental dan fisik yang intens. Hal tersebut dapat terjadi dengan sangat cepat dan ditandai oleh ketidakterdugaan yang dapat melemahkan dan melumpuhkan kondisi seseorang.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, serangan panik merupakan kondisi yang dapat terjadi secara mendadak. Di mana serangan panik dapat muncul tanpa pemicu yang jelas, bahkan bisa saja terjadi dalam situasi tertentu yang merupakan pemicu peningkatan stress seperti berbicara di depan umum, naik pesawat, mendengar suara keras, dan sebagainya.
Gejala dari serangan panik diantaranya detak jantung yang berdebar kencang, merasa lemah , berkeringat, mual, nyeri dada, sesak napas, tremor, panas dingin, sensasi tercekik, perasaan takut akan kematian, derealisasi dan/atau depersonalisasi, dan kehilangan kendali.
Serangan panik bisa menjadi pengalaman yang menakutkan dan mengganggu, tetapi dengan pemahaman yang tepat dan strategi yang sesuai, Anda dapat belajar untuk mengendalikanya. Berikut merupakan beberapa tips yang dapat membantu Anda mengatasi serangan panik:
Langkah pertama dalam mengatasi serangan panik adalah mengenali gejalanya. Gejala serangan panik dapat mencakup detak jantung yang cepat, sesak nafas, gemetar, keringat berlebihan. Pusing, dan perasaan kehilangan kendali atau ketakutan yang berlebihan.
Anda perlu mengamati apa yang menjadi pemicu timbulnya rasa kecemasan dan ketakutan tersebut. Cobalah untuk menghindari stimulan-stimulan ini atau meminimalisir paparan Anda terhadap stimulan tersebut.
Teknik relaksasi seperti pernapasan, meditasi, atau yoga dapat membantu menenangkan sistem saraf Anda dan mengurangi gejala serangan panik. Cobalah berbagai teknik untuk menemukan yang paling cocok untuk Anda.
Pernapasan dangkal dan cepat dapat memperburuk gejala serangan panik. Cobalah untuk fokus pada pernapasan dalam-dalam dan perlahan. Hirup udara melalui hidung selama empat hitungan, tahan nafas selama empat hitungan, dan hembuskan udara melalui mulut selama delapan hitungan.
Berbicaralah pada diri sendiri dengan penuh pengertian dan dukungan. Katakan pada diri sendiri bahwa serangan panik itu sementara dan bahwa Anda akan melaluinya. Ingatkan diri Anda bahwa Anda telah mengatasi serangan panik sebelumnya dan bahwa Anda kuat.
Alihkan perhatian Anda dari serangan panik dengan teknik 5-4-3-2-1, yaitu amati 5 objek, dengarkan dan amati 4 suara yang berbeda, sentuh 3 objek sambil amatin tekstur, suhu, serta fungsinya, identifikasi dan amati 2 bau yang berbeda, serta sebutkan 1 hal yang bisa Anda cicipi dan amati rasanya.
Jika serangan panik terjadi secara teratur atau mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan mental seperti psikiatri atau psikolog klinis. Psikoterapi, terapi perilaku kognitif, atau obat-obatan tertentu mungkin diperlukan untuk membantu Anda mengelola serangan panik dengan lebih efektif.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
