Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 April 2024 | 21.03 WIB

7 Tanda Kebohongan Pada Pria Saat Menjalin Hubungan Menurut Psikologi, Salah Satunya Tidak Konsisten dalam Bercerita

Ilustrasi: Tanda seseorang diam-diam menyukaimu. (pexels/ Mart Production)

JawaPos.com – Kejujuran adalah hal yang paling dibutuhkan dalam sebuah hubungan, baik itu masa PDKT, pengenalan atau menikah. Kejujuran merupakan kunci terpenting dalam menunjang keawetan sebuah hubungan.

Pada banyak kasus yang menimpa wanita, tidak sedikit dari mereka yang menjadi korban penipuan dari pria-pria tidak bertanggungjawab. Kurangnya pemahaman terkait tanda-tanda pria yang manipulatif dan suka berbohong menjadi salah satu faktornya. Kondisi ini bisa semakin gawat jika si wanita sudah terlanjur jatuh hati terlalu dalam.

Dilansir dari laman Hackspirit, terdapat beberapa tanda-tanda peringatan pada pria yang perlu diwaspadai jika Anda mengencani mereka:

  1. Menghindari kontak mata

Ketika seorang pria menghindari kontak mata, ini menunjukkan bahwa sering kali dia merasa gelisah dan tidak nyaman. Kontak mata sendiri dikaitkan dengan kejujuran dan keterbukaan. Sehingga menghindari kontak mata sama halnya dengan merasa bersalah dan cemas terhadap sesuatu.

Namun hal ini tidak bisa dijadikan tanda mutlak, pasalnya ada beberapa orang yang menghindari kontak mata karena malu atau perbedaan budaya.

  1. Ceritanya tidak konsisten

Apabila ada pria yang bercerita dengan alur yang terus-menerus berubah-ubah atau mengandung kontradiksi, maka Anda patut curiga.

Secara psikologis, pria yang bercerita tidak konsisten bisa disebabkan karena ia sulit melacak narasi yang dibuat-buat dari waktu ke waktu. 

Pada intinya saat pria sedang berusaha menipu Anda, maka bisa jadi otaknya mulai melemah dan secara tidak sengaja mengatakan hal-hal tidak cocok dengan kenyataan.

  1. Memiliki sikap defensif

Bersikap defensif dan gelisah saat ditanyai adalah salah satu reaksi pria yang merasa dirinya dituduh atau terancam. Dari sudut pandang psikologi, hal tersebut bisa menjadi mekanisme pertahanan untuk melindungi diri mereka agar tidak terekspos sebagai penipu.

Dengan bersikap defensif menunjukkan bahwa dia berusaha melindungi dirinya sendiri atau menyembunyikan sesuatu.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore