Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 April 2024 | 16.28 WIB

Mengapa Seorang yang Intuitif Sering Kali Bersifat Introvert? Begini Penjelasan Penulis Buku Laris The Art of Intuition

Mengapa Seorang yang Intuitif Sering Kali Bersifat Introvert? (huffpost.com)

 
JawaPos.com –  Menurut penulis buku terlaris Sophy Burnham, The Art of Intuition, orang yang termotivasi sering kali adalah mereka yang bersifat introvert.
 
Intuisi mereka sebagian besar tidak disadari. Dan kita, tidak selalu mengetahui alasan dari intuisi tersebut.
 
Introvert mendapatkan energi dari dunia batin mereka. Hal itu bisa berupa ide, kesan, dan emosi. Introvert mempunyai lebih banyak kesempatan untuk memasuki alam bawah sadar karena kita mempunyai kecenderungan alami untuk menghabiskan waktu dalam kesendirian.
 
 
Sebab, menyendiri merupakan tempat terbaik untuk mengakses dunia batin kita. Kemalasan, perhatian, dan waktu menyendiri memungkinkan ketidaksadaran muncul ke permukaan kesadaran.

Oleh karena itulah, mengapa orang-orang dengan intuisi tinggi biasanya adalah orang introvert. Seperti yang kita ketahui, orang-orang introvert lebih banyak menghabiskan waktu dalam kesendirian mereka dibandingkan dengan orang yang ekstrovert.

Dilansir dari brendaknowles.com , Kamis (4/4), orang-orang introvert adalah pengamat kehidupan. Mereka tidak harus menjadi pusat aksi.

Mereka lebih suka berada di pinggir lapangan, memperhatikan segala sesuatu yang berjalan sesuai rencana.

Ini memberi kita kemampuan untuk melihat kebetulan dan mencatat. Intuisi berbicara kepada kita melalui kebetulan dan koneksi. Orang yang memahaminya mendengarkan suara hati mereka daripada mengabaikannya.

Sebagai pengamat yang jeli, mereka mengembangkan sesuatu yang disebut empati akurat, yaitu hubungan mendalam dengan orang lain.

Sehingga, mereka sering kali bisa menempatkan diri pada posisi orang lain dengan pukulan yang mengejutkan.

Keengganan introvert terhadap rangsangan terus-menerus, kesibukan, dan multitasking sangat membantu mereka dalam mendengarkan intuisi mereka.

Jika mereka tidak fokus dengan serius atau menghabiskan terlalu banyak waktu berpindah dari satu tugas ke tugas lainnya, maka mereka tidak akan pernah menyadari suara intuisi yang lembut dan bahkan terus-menerus berbicara kepada mereka.

Berlari terus-menerus dari suatu hal juga tidak akan memberikan ruang bagi intuisi merekauntuk masuk. Hal itu terhalang oleh tindakan yang terus-menerus.

Kecenderungan seorang introvert untuk memperlambatkan semuanya, akan ikut menyambut suara dari intuisi mereka.

Hal yang menghambat penerimaan emosi lainnya yakni saat mereka stres atau merasa tidak aman, mereka fokus pada detail, kebenaran, dan emosi gelap. Detail dan emosi yang besar ini tentu akan menghambat intuisi.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore