
Ilustrasi orang egois dan kurang berempati. (Freepik/katemangostar)
JawaPos.com - Tentu, kita beberapa kali menjumpai orang egois dan kurang berempati.
Seseorang yang egois dan kurang berempati akan mementingkan dirinya sendiri dan mengabaikan perasaan atau kebutuhan orang lain.
Dinilai lebih mendalam, terdapat beberapa perilaku yang dilakukan oleh orang egois dan kurang berempati. Simak beberapa perilaku orang yang egois dan kurang berempati, dikutip dari Hackspirit.com, Senin (25/3):
1. Kurangnya Ketertarikan pada Orang Lain
Orang yang egois biasanya hanya memikirkan tentang dirinya sendiri. Hal tersebut membuat mereka kurang tertarik dengan urusan orang lain, baik tentang kehidupan, perasaan, atau pengalaman orang.
Selain itu, orang egois cenderung mendominasi pembicaraan, membicarakan pencapaian, masalah, dan ketertarikannya. Mereka jarang menunjukkan ketertarikan yang tulus terhadap apa yang dialami orang lain.
Di sisi lain, empati membutuhkan pemahaman dan berbagi perasaan orang lain. Kurangnya empati berarti mereka kesulitan menempatkan diri pada posisi orang lain, sehingga sulit bagi mereka untuk berhubungan lebih dalam dengan orang lain.
Jika kamu bertemu dengan seseorang yang terus-menerus mengalihkan pembicaraan ke dirinya sendiri dan tidak menunjukkan ketertarikannya pada perasaan atau pengalamanmu, bisa menjadi itu tanda egoisme dan kurangnya empati pada orang tersebut.
2. Kurangnya Empati terhadap Perasaan Orang Lain
Bagi seseorang yang kurang berempati, memahami dan berbagi perasaan orang lain bisa menjadi sebuah tantangan. Ketidakmampuan untuk merasakan perasaan orang lain dapat dilihat dari sikap meremehkan atau ketidakpedulian terhadap emosi orang lain.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang menunjukkan kecenderungan narsistik – sering dikaitkan dengan sikap egois – cenderung tidak menggunakan alasan empati.
Ketika orang lain merasakan suatu perasaan, mereka kesulitan untuk memahami dan membagikan emosi tersebut. Hal ini dapat menyulitkan mereka untuk menjalin hubungan yang tulus dan mendalam dengan orang lain. Bukannya mereka tidak ingin terhubung, kemungkinan mereka tidak mengerti caranya.
3. Kerap Menyela Pembicaraan Orang Lain

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
