Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Maret 2024 | 21.19 WIB

Sulit Menjalin Hubungan hingga Suka Playing Victim, Kenali 8 Perilaku Orang yang Egois dan Kurang Empati

Ilustrasi orang egois dan kurang berempati. (Freepik/katemangostar) - Image

Ilustrasi orang egois dan kurang berempati. (Freepik/katemangostar)

JawaPos.com - Tentu, kita beberapa kali menjumpai orang egois dan kurang berempati.

Seseorang yang egois dan kurang berempati akan mementingkan dirinya sendiri dan mengabaikan perasaan atau kebutuhan orang lain.

Dinilai lebih mendalam, terdapat beberapa perilaku yang dilakukan oleh orang egois dan kurang berempati. Simak beberapa perilaku orang yang egois dan kurang berempati, dikutip dari Hackspirit.com, Senin (25/3):

1. Kurangnya Ketertarikan pada Orang Lain

Orang yang egois biasanya hanya memikirkan tentang dirinya sendiri. Hal tersebut membuat mereka kurang tertarik dengan urusan orang lain, baik tentang kehidupan, perasaan, atau pengalaman orang.

Selain itu, orang egois cenderung mendominasi pembicaraan, membicarakan pencapaian, masalah, dan ketertarikannya. Mereka jarang menunjukkan ketertarikan yang tulus terhadap apa yang dialami orang lain.

Di sisi lain, empati membutuhkan pemahaman dan berbagi perasaan orang lain. Kurangnya empati berarti mereka kesulitan menempatkan diri pada posisi orang lain, sehingga sulit bagi mereka untuk berhubungan lebih dalam dengan orang lain.

Jika kamu bertemu dengan seseorang yang terus-menerus mengalihkan pembicaraan ke dirinya sendiri dan tidak menunjukkan ketertarikannya pada perasaan atau pengalamanmu, bisa menjadi itu tanda egoisme dan kurangnya empati pada orang tersebut.

2. Kurangnya Empati terhadap Perasaan Orang Lain

Bagi seseorang yang kurang berempati, memahami dan berbagi perasaan orang lain bisa menjadi sebuah tantangan. Ketidakmampuan untuk merasakan perasaan orang lain dapat dilihat dari sikap meremehkan atau ketidakpedulian terhadap emosi orang lain.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang menunjukkan kecenderungan narsistik – sering dikaitkan dengan sikap egois – cenderung tidak menggunakan alasan empati.

Ketika orang lain merasakan suatu perasaan, mereka kesulitan untuk memahami dan membagikan emosi tersebut. Hal ini dapat menyulitkan mereka untuk menjalin hubungan yang tulus dan mendalam dengan orang lain. Bukannya mereka tidak ingin terhubung, kemungkinan mereka tidak mengerti caranya.

3. Kerap Menyela Pembicaraan Orang Lain

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore