Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Maret 2024 | 06.38 WIB

5 Alasan Pasangan Bisa Selingkuh Menurut Para Ahli, Psikolog: Bisa Terjadi karena Trauma Masa Kecil

Ilustrasi selingkuh

JawaPos.com - Tak satupun orang yang bisa menebak bagaimana jodoh bisa bertemu. Sama halnya dengan apa alasan pasangan bisa selingkuh.

Tak ada yang bisa menduga alasan pasangan bisa selingkuh hingga berujung pada perceraian. Padahal, kebanyakan pernikahan juga dimulai atas dasar cinta.

Salah satu alasan pasangan bisa selingkuh yang kerap mencuat adalah tidak adanya lagi kecocokan. Namun, alasan ini terasa tidak masuk akal terutama jika pasangan yang bercerai sudah lama berumah tangga.

Beberapa alasan terungkap, mulai dari permasalahan ekonomi, KDRT hingga pihak ketiga. Beberapa pakar hingga ulama menyepakati hal ini.

Akan tetapi, benarkah alasan pasangan bisa selingkuh selamanya disebabkan oleh hal eksternal. Beberapa pakar ini memberikan jawaban:

  1. Tidak Bertemunya Kebutuhan

Dilansir dari sebuah jurnal psikologi, Dr. Willard Harley mengemukakan adanya ketidakpuasan terhadap pasangan sebagi penyebab perselingkuhan.

Kebutuhan dalam sebuah pernikahan bukan sekadar perjumpaan secara fisik. Willard mengungkap kebutuhan lainnya adalah komunikasi, kasih sayang, keterbukaan, hingga dukungan dan kekaguman.

Tak sedikit pasangan yang memandang pernikahan sebagai sebuah fase yang ditandai dengan akad nikah. Namun, mereka lupa bahwa kehidupan setelah pernikahan juga masih membutuhkan perjuangan.

  1. Sering Diabaikan

Trauma masa kecil atau kerap disebut inner child belakangan mencuat di tengah isu kesehatan mental pada orang dewasa. Siapa sangka, perlakuan yang diterima di masa kecil berkontribusi pada perilaku ketika dewasa.

Salah satu yang menjadi alasan pasangan bisa selingkuh adalah pengabaian. Perasaan sering diabaikan di masa kecil akan bertransformasi menjadi pemicul perselingkuhan ketika dewasan. Orang tua kadang melihat anak kecil bukan sebagai manusia yang perlu mendapat perhatian. Hal ini memberi kontribusi pada tumbuh kembang anak.

Dr. Paul DePompo, seorang psikolog klinis memberikan pernyataan bahwa pengabaian di masa kecil membuat mereka menyimpulkan bahwa perasaan bukanlah hal yang penting.

  1. Kekerasan Seksual

Richard Nicastro, PhD juga memaparkan alasan psikologis yang menyebabkan seseorang selingkuh. Pelecehan hingga kekerasan seksual yang pernah dialami ketika kecil menjadi salah satu alasannya.

Pelecehan membuat seseorang merasa ingin melindungi diri sendiri terlalu dalam. Termasuk dalam hal ini bagian-bagian pribadi, dengan tidak membiarkan orang lain menyentuhnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore