
Sikap orang tua yang dapat membuat anak menjadi manja./freepik/our-team
JawaPos.com - Anak manja adalah anak yang cenderung terlalu bergantung pada perhatian dan perawatan orang lain, biasanya yakni orang tua mereka.
Anak yang manja cenderung memiliki sikap yang sulit untuk mandiri, sering merasa tidak puas, dan cenderung meminta-minta banyak hal secara terus-menerus.
Perilaku manja pada anak harus dihindari karena dapat menghambat perkembangan mereka menjadi individu mandiri dan dewasa.
Mereka juga berpotensi mengalami kesulitan dalam mengatasi tantangan hidup karena kurangnya kemandirian dan ketahanan diri.
Selain itu, perilaku ini juga harus dihindari karena dapat menghambat perkembangan pribadi dan sosial anak.
Ketika anak terlalu bergantung pada orang lain, mereka tidak belajar untuk mengatasi kesulitan sendiri atau membangun kemandirian yang diperlukan untuk sukses dalam kehidupan dewasanya nanti.
Perilaku manja pada anak juga dapat mengganggu hubungan sosial mereka dengan teman sebaya dan orang dewasa, karena orang lain cenderung lelah atau frustrasi dengan permintaan terus-menerus untuk perhatian dan perawatan yang ingin mereka dapatkan.
Adapun tanda-tanda yang biasanya terjadi jika anak menjadi manja seringkali mencakup kurangnya kendali diri, perilaku agresif, sikap egois, tindakan impulsif, pemberontakan terhadap aturan atau otoritas, serta sifat dominan atau mendominasi situasi. Lalu, apa yang membuat anak menjadi manja?
Dilansir dari Parents pada Selasa (12/3), anak bisa menjadi manja karena pola asuh yang terlalu lemah lembut dari orang tua.
Ini terjadi ketika orang tua tidak menegakkan disiplin atau batasan dengan tegas sehingga dapat menjadikan anak untuk berperilaku egois, seperti yang dijelaskan oleh American Academy of Pediatrics (AAP).
Orang tua cenderung menghindari membuat aturan dan menyerah pada permintaan anak karena berbagai alasan yang masuk akal.
Contohnya seperti, mereka ingin membuat anak-anak bahagia dan menciptakan kenangan indah saat bersama anak mereka.
Selain itu, banyak orang tua yang berpikir bahwa lebih mudah untuk mengalah daripada menolak permintaan anak.
Tak hanya itu saja, banyak orang tua yang merasa bersalah karena menghabiskan waktu jauh dari anak-anak mereka, entah itu karena pekerjaan, tugas-tugas rumah tangga, atau sekadar ingin bersosialisasi dengan teman-temannya.
Ini merupakan hal wajar, karena mereka ingin menggunakan waktu bersama anak-anak mereka sebaik mungkin, sehingga banyak orang tua yang menuruti semua permintaan anak sebagai bentuk usaha mereka dalam membuat anak merasa senang.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
