
Ilustrasi seseorang yang menjadi orang tua yang baik (Magnific/Freepik)
JawaPos.com - Menjadi orang tua adalah salah satu peran paling menantang sekaligus paling bermakna dalam kehidupan. Tidak ada buku panduan yang sempurna, tidak ada orang tua yang selalu melakukan segala sesuatu dengan benar, dan tidak ada anak yang tumbuh tanpa menghadapi tantangan. Karena itu, wajar jika banyak orang tua sesekali bertanya pada diri sendiri, "Apakah saya sudah menjadi orang tua yang baik?"
Ironisnya, menurut psikologi, keraguan semacam itu sering kali bukan tanda bahwa Anda gagal. Justru sebaliknya. Orang tua yang benar-benar tidak peduli terhadap dampak perilaku mereka pada anak biasanya tidak menghabiskan waktu untuk mempertanyakan kualitas pengasuhan mereka. Sementara itu, orang tua yang penuh perhatian sering kali terlalu keras pada diri sendiri dan lebih fokus pada kesalahan-kesalahan kecil daripada keberhasilan yang telah mereka capai.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (4/6), jika Anda sering merasa belum cukup baik sebagai orang tua, mungkin sudah saatnya melihat tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Anda sebenarnya melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik daripada yang Anda sadari.
1. Anda Meminta Maaf ketika Melakukan Kesalahan
Banyak orang tumbuh dalam lingkungan di mana orang tua dianggap harus selalu benar. Akibatnya, mengakui kesalahan kepada anak dianggap sebagai tanda kelemahan.
Namun, psikologi modern menunjukkan hal yang berbeda. Ketika orang tua mampu mengakui kesalahan dan meminta maaf, mereka memberikan contoh penting tentang tanggung jawab, kerendahan hati, dan kemampuan memperbaiki hubungan.
Tidak ada orang tua yang bisa selalu sabar. Ada kalanya Anda meninggikan suara, bereaksi berlebihan, atau membuat keputusan yang kurang tepat. Yang membedakan orang tua yang sehat secara emosional adalah kesediaan mereka untuk berkata, "Maaf, tadi Ayah atau Ibu salah."
Tindakan sederhana ini mengajarkan anak bahwa kesalahan adalah bagian dari kehidupan dan hubungan yang baik selalu bisa diperbaiki melalui komunikasi yang jujur.
2. Anda Khawatir tentang Kesejahteraan Anak
Mungkin Anda pernah terjaga di malam hari memikirkan masa depan anak. Mungkin Anda sering bertanya-tanya apakah keputusan yang Anda ambil sudah tepat.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
