ILUSTRASI: Cuci muka. (Pexels)
JawaPos.com – Mencuci muka tepat setelah beraktivitas di luar ruangan merupakan hal yang sering dilakukan guna mengembalikan kesegaran wajah setelah terpapar sinar matahari.
Namun thukah kamu, mencuci muka usai wajah terpapar sinar matahari bukanlah solusi yang baik untuk kesehatan kulit.
Melansir laman Antara, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Saskia Retno Ayu Hapsari, Sp.DV.E menganjurkan untuk tidak melakukannya.
Sebab, melakukan hal tersebut justru akan merusak dan berdampak negatif pada kesehatan kulit wajah jangka panjang.
“Suhu kulit itu masih panas memang sebaiknya tidak boleh cuci muka. Kita diturunkan dulu suhu kulitnya sekitar 10 menit atau 15 menit habis itu boleh cuci muka,” terang Saskia pada Kamis (29/2).
Apabila terlalu sering langsung cuci muka setelah terpapar sinar matahari, akan membuat kulit menjadi rusak dan kering.
Selain itu, kebiasaan tersebut juga dapat memunculkan bercak-bercak putih di area wajah akibat terjadi pengerutan pembuluh darah di bagian tersebut.
“Kalau suhu kulit kan meningkat kan terjadi pelebaran pembuluh darah di kulit, itu kan suka bikin merah warna kulit kita. Tiba-tiba disiram air dingin jadi mengkerut pembuluh darahnya, terus makanya itu kadang yang bikin ada bercak-bercak putih,” jelasnya.
Lebih lanjut, Saskia menjelaskan bagaimana beragamnya tipe kulit juga menjadi penentu berapa kali seseorang harus mencuci muka.
“Kulit itu ada tipe-tipenya, mungkin tahunya ada jenis kulit kering, normal, berminyak, kombinasi. Ada aktivitas di ruangan saja ada yang aktivitas di luar. Jadi itu semua menentukan berapa sering kita cuci muka,” katanya.
Bagi yang sering beraktivitas dalam ruangan, Saskia menganjurkan untuk mencuci muka sebanyak dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari.
Sementara, bagi yang sering beraktivitas di luar ruangan, sehingga lebih sering terkena debu dan kotoran atau memiliki kulit berminyak, dianjurkan untuk mencuci muka sebanyak tiga kali sehari.
Ia juga mengingatkan untuk tidak terlalu sering mencuci muka, karena dapat mengakibatkan kulit menjadi rusak dan mudah terkena iritasi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
