Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Februari 2024 | 23.45 WIB

Apa Itu Epilepsi? Ada 9 Mitos Umum yang Tak Boleh Dipercayai dan Kumpulan Faktanya

ilustrasi epilepsi. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi epilepsi. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Epilepsi atau dikenal ayan merupakan kelainan neurologis yang ditandai dengan kejang berulang karena ledakan aktivitas listrik tiba-tiba di otak. Kejang ini dapat bervariasi dalam intensitas dan jenisnya sehingga mempengaruhi individu secara berbeda.

Dampak epilepsi pada kehidupan manusia bisa sangat besar, melampaui manifestasi fisik dari kejang.

Hal ini menimbulkan stigma sosial, terbatasnya kesempatan kerja, dan tantangan dalam pendidikan dan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, penanganan ayan seringkali memerlukan pengobatan seumur hidup dan pengawasan medis yang teratur karena sifatnya rumit, kondisi ini dikelilingi oleh banyak mitos dan kesalahpahaman.

Dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Selasa (13/2), Ahli Saraf Kunal Bahrani mengatakan terdapat beberapa mitos umum tentang epilepsi yang harus berhenti dipercayai:

Mitos 1: Epilepsi menular

Fakta: Salah satu mitos paling umum mengenai epilepsi adalah penyakit ini dapat ditularkan dari orang ke orang melalui kontak. Tapi epilepsi tidak menular lantaran disebabkan oleh berbagai faktor seperti genetika, cedera otak, infeksi, atau gangguan perkembangan.

Mitos 2: Epilepsi itu penyakit mental

Fakta: Kesalahpahaman lainnya ialah ayan jadi salah satu bentuk penyakit mental atau tanda cacat intelektual. Meskipun epilepsi dapat terjadi bersamaan dengan kondisi kesehatan mental atau gangguan perkembangan, penyakit ini pada dasarnya kelainan neurologis yang memengaruhi aktivitas listrik otak.

Mitos 3: Epilepsi hanya menyerang anak-anak

Fakta: Meski epilepsi sering kali didiagnosis pada masa kanak-kanak, penyakit ini dapat menyerang orang-orang dari segala usia.

Timbulnya ayan dapat terjadi pada semua tahap kehidupan, mulai dari bayi hingga usia lanjut. Beberapa orang mungkin mengalami epilepsi di kemudian hari karena faktor-faktor seperti trauma, stroke, atau tumor otak.

Mitos 4: Epilepsi adalah hukuman mati

Fakta: Ada banyak kemajuan dalam pengobatan medis, tapi sebagian orang percaya epilepsi adalah kondisi mengancam jiwa.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore