Gambar Shio. (Chinesenewyeae.com)
JawaPos.com - Tahun Baru Imlek menjadi perayaan paling penting dalam budaya Tionghoa. Tahun baru ini dikenal juga sebagai perayaan musim semi atau Tahun Baru Lunar.
Di tengah kemeriahan perayaan Tahun Baru Imlek di berbagai belahan dunia, 12 shio hewan memiliki peran khusus dalam menandai pergantian tahun.
Dilansir dari chinesenewyear.net, shio merupakan siklus 12 tahun yang berulang, dari tanda-tanda hewan beserta atributnya, berdasarkan kalender lunar.
Secara berurutan, hewan-hewan tersebut meliputi, tikus, kerbau, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, dan babi.
Oleh karena itu, berikut akan mengeksplorasi lebih dalam, terkait asal usul shio dan tahun dari ke-12 shio.
Tahun dari ke-12 Shio Hewan
Tikus: 1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996, 2008, 2020.
Kerbau: 1925, 1937, 1949, 1961, 1973, 1985, 1997, 2009, 2021.
Harimau: 1926, 1938, 1950, 1962, 1974, 1986, 1998, 2010, 2022.
Kelinci: 1927, 1939, 1951, 1963, 1975, 1987, 1999, 2011, 2023.
Naga: 1928, 1940, 1952, 1964, 1976, 1988, 2000, 2012, 2024.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
