Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Februari 2024 | 22.58 WIB

Serba-Serbi Angpao saat Tahun Baru Imlek, Harus Amplop Warna Merah, Tidak Boleh Ada Angka 4

Amplop merah berisi angpao di tradisi Tahun Baru Imlek. - Image

Amplop merah berisi angpao di tradisi Tahun Baru Imlek.

JawaPos.com - Tahun Baru Imlek memiliki beberapa tradisi yang selalu dilakukan masyarakat Tionghoa dalam perayaannya. Termasuk salah satunya adalah tradisi pemberian angpao yang identik dengan amplop berwarna merah mengilap dengan hiasan khas Imlek.

Tradisi memberi angpao adalah memberikan sejumlah uang tunai yang dimaksudkan agar penerima memasuki tahun baru dengan perasaan sejahtera dan terlindungi. Dilansir JawaPos.com dari Cosmopolitan, orang yang memberi angpao dalam amplop juga harus mengucapkan semoga beruntung di tahun baru untuk penerimanya.

Amplop merah yang digunakan untuk pemberian angpao merupakan tradisi yang berawal dari kisah roh jahat bernama Sui yang menakuti anak-anak saat mereka tertidur.

Menurut legenda, ada seorang anak yang memberi koin dalam kertas merah untuk dimainkan agar tetap terjaga, namun sayangnya sang anak tersebut tertidur. Ketika Sui mendatangi anak tersebut, koin-koin dalam kertas merah itu bersinar sangat terang sehingga cahayanya membuat Sui takut.

Hingga saat ini, masyarakat Tionghoa pun menghadiahkan angpao dalam amplop merah pada siapapun, mulai dari anak-anak, teman, bahkan kolega. Dalam budaya Tiongkok, warna-warna tertentu dianggap lebih membawa keberuntungan dibandingkan warna lainnya, dan merah adalah warna yang paling membawa keberuntungan.

Menurut Teori Lima Elemen Tiongkok, warna merah melambangkan elemen api, dan api melambangkan kebahagiaan, vitalitas, dan keberuntungan. Banyaknya isi angpao tidak diatur secara ketat, asalkan tidak memiliki angka empat di dalam uang di dalam amplop.

Empat adalah angka sial dalam budaya Tiongkok, sehingga jumlah uang berapa pun yang mengarah pada angka empat (misalnya 4, 40, 400, dan seterusnya) tidak boleh diberikan.

Uang yang dimasukkan ke dalam amplop pun sebaiknya tidak kusut atau rusak, dan sebaiknya merupakan uang kertas baru yang mengisyaratkan keberuntungan. Kemudian ketika menerima angpao, seseorang harus menggunakan kedua tangan dan mengucapkan ‘Terima kasih’ dan ‘Selamat tahun baru’.

Amplop angpao yang diterima sebaiknya tidak dibuka di depan orang yang memberikannya, dan dianggap sebagai kecerobohan besar jika dilakukan. Fakta menarik di beberapa daerah di Tiongkok dan dunia, anak-anak akan berlutut ketika mendapatkan angpao dari orang yang lebih tua dalam keluarga.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore