Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Januari 2024 | 22.55 WIB

Ingin Memberi Angpao di Tahun Baru Imlek? Simak Dulu Aturannya!

Ilustrasi Angpao (freepik) - Image

Ilustrasi Angpao (freepik)

JawaPos.com - Ketika merayakan Tahun Baru Imlek, masyarakat Tionghoa selalu menyediakan hadiah berupa uang dalam bentuk amplop merah.

Hadiah dalam bentuk amplop merah ini disebut dengan angpao (ang bao dalam bahasa Mandarin) dan sering diberikan saat acara sosial dan keluarga, termasuk pernikahan dan hari raya seperti Tahun Baru Imlek.

Warna merah pada amplop melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Diyakini juga warna merah dapat membantu dalam mengusir roh jahat.

Lalu, apakah dalam memberikan angpao bisa seenaknya? Tentu saja ada aturan tertentu untuk memberikan angpao kepada seseorang.

Dikutip dari HoneyKids, aturan yang diberlakukan dalam angpao atau amplop merah adalah sebagai berikut.

1. Jumlah uang yang dimasukkan

Pemberian angpao adalah sebuah tanda niat baik yang membuat orang dapat menentukan berapa jumlah yang diberikan.

Itu semua tergantung kepada seberapa dekat pemberi dengan penerimanya, dan tidak ada yang berharap untuk menghabiskan saldo tabungan pemberi dengan mencoba memberikan uang dengan jumlah yang tidak dipunya.

Hal paling utama adalah niatnya, bukan jumlahnya. Umumnya, jumlah uang di dalam angpao berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 1.500.000 (tetapi tidak ada yang pernah memberikan uang dengan angka 4), tapi berikan jumlah yang membuat kalian nyaman saat melakukannya.

2. Makna dibalik angka 4 dan 8

Hal apapun yang menyertakan angka 4 sangatlah dilarang: angka ini secara tradisional dikaitkan dengan kematian dan kemalangan (kedengarannya seperti kata dalam bahasa Mandarin, ‘si’, yang berarti kematian) yang sebaiknya dihindari!

Angka 8 diceritakan hal yang bagus karena dipandang sebagai angka keberuntungan (seperti kata dalam bahasa Mandarin ‘fa’, yang melambangkan kekayaan), sehingga sering kali jumlah angpao bernilai delapan.

Maka dari itu sangat dianjurkan untuk memberikannya dalam jumlah genap seperti angka 8 karena orang Tiongkok percaya hal ini dapat membawa keberuntungan, terutama karena pepatah tradisional ‘hal baik datang secara berpasangan’.

3. Harus menggunakan uang baru

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore