
Ilustrasi seorang pria duduk dan meratapi kekecewaan.
JawaPos.com–Mengelola ekspektasi supaya tidak berujung kekecewaan bukan hal mudah. Namun harus dilakukan supaya dapat memberi ketenangan.
Ekspektasi merupakan harapan atau keyakinan yang diharapkan bisa menjadi kenyataan di masa mendatang. Dalam setiap kepala manusia tentu ada hal yang diangankan agar bisa terwujud suatu hari nanti. Bahkan sebenarnya ekspektasi itu bukan hanya tentang diri sendiri.
Manusia juga bisa menaruh ekspektasi dengan orang-orang di sekelilingnya. Misalnya dengan keluarga, pasangan, atau teman, dan biasanya berujung kekecewaan jika harapannya tidak terpenuhi.
Penting untuk mengatur ekspektasi supaya lebih masuk akal dan dapat dicapai. Salah satunya adalah dengan cara menurunkan ekspektasi.
Menurunkan ekspektasi bukan berarti meragukan kemampuan yang dimiliki. Itu adalah cara menghargai dan mencintai diri sendiri dengan tidak memaksakan kemampuan.
Dilansir dari healthshots, menurunkan ekspektasi terhadap diri sendiri dan orang lain dapat memberi kebahagiaan dam kedamaian mental seumur hidup.
Menurut Dr. Vohra manusia harus selalu mengingat bahwa dirinya harus benar-benar mencapai tujuan sendiri sebelum mengharapkan sesuatu dari orang lain.
Di sisi lain Anda harus menghindari gagasan bahwa apapun yang kurang dari standar yang sudah diharapkan adalah hasil kegagalan yang menyedihkan.
Sebelum menentukan ekspektasi, harus mengukur kemampuan. Fokus pada diri sendiri untuk mengidentifikasi apa yang benar-benar mampu dicapai.
Dr. Sandeep menyarankan untuk melakukan refleksi diri di depan cermin dan bertanya kepada diri sendiri tentang, mengapa saya memiliki ekspektasi ini? Apakah hal ini diperlukan dalam hidup? Apa saja kendalanya? Bolehkah saya mempunyai ekspektasi yang serupa terhadap orang lain?
Pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan terhadap diri sendiri tersebut akan membantu menjernihkan pikiran serta dapat membantu menentukan ekspektasi yang berpotensi besar tercapai.
Setiap manusia memiliki keunikannya masing-masing. Tidak ada manusia yang dilahirkan dengan kemampuan, bakat dan keinginan yang sama. Masing-masing memiliki porsinya sendiri.
Jangan menempatkan diri pada standar yang dimiliki orang lain. Penting untuk menyadari bahwa membandingkan diri sendiri dengan pencapaian orang lain hanyalah sia-sia. Anda hanya perlu fokus pada diri sendiri dan menghindari untuk mengikuti standar bahagia dan kepuasan masyarakat.
Hindari melakukan sesuatu hal yang tidak bisa dikontrol sepenuhnya yaitu berharap kepada orang lain. Secara alami manusia memang akan kecewa ketika orang di sekitar tidak memenuhi ekspektasi atau harapan yang diinginkan.
Namun yang perlu disadari, tidak boleh mengharapkan orang lain. Sebab biasanya akan berujung kekecewaan. Anda hanya perlu membiarkan berjalan begitu saja. Ini dapat membantu hidup Anda supaya lebih tertata.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
