Ilustrasi mahasiswa penerima beasiswa LPDP. (Freepik)
JawaPos.com – Alumnus Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS menyampaikan permohonan maaf usai pernyataannya, “cukup saya WNI, anak jangan”, menyita perhatian publik.
Ia menjelaskan, pernyataan tersebut dilontarkan sebagai bentuk kekecewaan terhadap berbagai kondisi yang terjadi di Tanah Air.
Permohonan maaf itu disampaikan melalui akun Instagram @sasetyaningtyas pada Minggu (22/2).
Dalam unggahannya, DS menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat yang merasa tersinggung atau tidak nyaman atas pernyataannya.
“Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang memuat kalimat ‘cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan’, dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut,” tulisnya.
DS mengakui, pernyataan tersebut lahir dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadinya sebagai warga negara Indonesia.
“Pernyataan tersebut lahir sepenuhnya dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadi saya sebagai Warga Negara Indonesia terhadap berbagai kondisi yang saya rasakan,” tegasnya.
Ia juga menyadari, kekecewaan tersebut tidak seharusnya disampaikan dengan cara yang berpotensi melukai perasaan banyak orang.
“Namun, saya menyadari bahwa kekecewaan tersebut tidak seharusnya disampaikan dengan cara yang berpotensi melukai perasaan banyak orang, terlebih berkaitan dengan identitas kebangsaan yang kita junjung bersama,” ujarnya.
DS pun mengakui kesalahan dalam pemilihan kata serta cara penyampaiannya di ruang publik.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai Warga Negara Indonesia. Untuk itu, saya mengakui kesalahan saya dalam pemilihan kata dan menyampaikannya di ruang publik,” urainya.
Ia menegaskan, apa pun latar belakang emosinya, dampak dari pernyataan tersebut tetap menjadi tanggung jawabnya.
“Melalui pernyataan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti serta atas kegaduhan yang terjadi,” pungkasnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
