Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 April 2022 | 21.22 WIB

Busana Syari Lebaran Ini Bisa Dipakai Lagi untuk Daily Wear

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Saat Idul Fitri, hari pertama Lebaran identik dengan busana muslim yang festive dan mewah untuk berkumpul bersama keluarga. Setelah Lebaran selesai, busana Lebaran seringkali tak bisa dipakai lagi untuk outfit kegiatan sehari-hari atau daily wear.

Terinspirasi dari kegunaan dan fungsi yang lebih efisien, Desainer Fashion Yoha dengan label YOHA, menawarkan koleksi busana syari Lebaran yang bersifat everlasting atau bertahan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Dalam perhelatan Indonesia Fashion Week 2022 baru-baru ini, Yoha menampilkan 9 look dengan tema AM To PM.

"Saya ingin konsumen pakai baju saya selamanya. Tak hanya Ramadan dan Lebaran, tetapi untuk daily wear habis Lebaran juga bisa dipakai. Terpakai selamanya, lebih efisien," kata Yoha kepada wartawan baru-baru ini.

Maka Yoha memberikan detail konsep busana yang kasual dan santai. Cuttingannya juga cocok untuk ibu rumah tangga.

"Dipakai kumpul keluarga ayo, bisa pakai jalan hang out atau bisa dipakai saat sedang kajian," ungkapnya.

Sehingga dengan bahan yang simple, ia berharap koleksi kali ini akan bermanfaat sepanjang waktu. Koleksinya bahkan sudah disiapkan sejak tahun 2020 sebelum pandemi di mana ajang IFW sempat digelar secara virtual.

"Bahannya ringan, simple, tak takut tersangkut atau tersandung. Desainnya lifestime desain atau tak lekang waktu. Baju itu juga bisa diwariskan," ungkap Yoha.

Tren Busana Syari

Menurut Yoha, busana syari salah satu syaratnya adalah selalu menutupi aurat dan lekuk tubuh. Maka warnanya pun tak boleh warna mencolok, tetapi warna-warna teduh atau basic dan gelap.

"Fashion tren dunia selalu berubah ya untuk koleksi syari. Syari itu prinsipnya tak boleh terlalu berlebihan ya," jelasnya.

Meski tahun 2021 dunia mode diwarnai dengan warna terang seperti yellow dan neon, tetapi syari tetap pada prinsip awalnya, yakni dengan warna-wara gelap seperti olive, mustard, black, dan navy.

"Warna busana syari tak bisa mencolok karena tetap harus sesuai prinsip syariat," jelasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore