
Photo
JawaPos.com - Saat Idul Fitri, hari pertama Lebaran identik dengan busana muslim yang festive dan mewah untuk berkumpul bersama keluarga. Setelah Lebaran selesai, busana Lebaran seringkali tak bisa dipakai lagi untuk outfit kegiatan sehari-hari atau daily wear.
Terinspirasi dari kegunaan dan fungsi yang lebih efisien, Desainer Fashion Yoha dengan label YOHA, menawarkan koleksi busana syari Lebaran yang bersifat everlasting atau bertahan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Dalam perhelatan Indonesia Fashion Week 2022 baru-baru ini, Yoha menampilkan 9 look dengan tema AM To PM.
"Saya ingin konsumen pakai baju saya selamanya. Tak hanya Ramadan dan Lebaran, tetapi untuk daily wear habis Lebaran juga bisa dipakai. Terpakai selamanya, lebih efisien," kata Yoha kepada wartawan baru-baru ini.
Maka Yoha memberikan detail konsep busana yang kasual dan santai. Cuttingannya juga cocok untuk ibu rumah tangga.
"Dipakai kumpul keluarga ayo, bisa pakai jalan hang out atau bisa dipakai saat sedang kajian," ungkapnya.
Sehingga dengan bahan yang simple, ia berharap koleksi kali ini akan bermanfaat sepanjang waktu. Koleksinya bahkan sudah disiapkan sejak tahun 2020 sebelum pandemi di mana ajang IFW sempat digelar secara virtual.
"Bahannya ringan, simple, tak takut tersangkut atau tersandung. Desainnya lifestime desain atau tak lekang waktu. Baju itu juga bisa diwariskan," ungkap Yoha.
Tren Busana Syari
Menurut Yoha, busana syari salah satu syaratnya adalah selalu menutupi aurat dan lekuk tubuh. Maka warnanya pun tak boleh warna mencolok, tetapi warna-warna teduh atau basic dan gelap.
"Fashion tren dunia selalu berubah ya untuk koleksi syari. Syari itu prinsipnya tak boleh terlalu berlebihan ya," jelasnya.
Meski tahun 2021 dunia mode diwarnai dengan warna terang seperti yellow dan neon, tetapi syari tetap pada prinsip awalnya, yakni dengan warna-wara gelap seperti olive, mustard, black, dan navy.
"Warna busana syari tak bisa mencolok karena tetap harus sesuai prinsip syariat," jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
