Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Desember 2023 | 00.04 WIB

Mitos Atau Fakta Bulu Kucing Membahayakan Kesehatan? Ini 3 Hal yang Harus Diwaspadai

Kucing Dianggap sebagai Binatang yang Memiliki banyak Ekspresi (oasy.com)




JawaPos.Com - Memiliki hewan peliharaan seperti kucing dan anjing, agaknya sudah akrab kita jumpai di berbagai tempat.

Hal ini dikarenakan, kucing dan anjing dianggap sebagai hewan peliharaan yang setia dan menggemaskan.

Namun, para pecinta hewan berbulu seperti kucing dan anjing, disebutkan harus banyak berhati-hati dan waspada.

Pasalnya, bulu kucing dan anjing yang disebutkan membahayakan kesehatan tersebut, tampaknya bukan hanya mitos belaka.

Dilansir dari Radar Jogja, Rabu (27/12), simak mitos dan fakta bulu kucing yang memiliki dampak buruk bagi kesehatan bagi beberapa orang.

1. Menimbulkan Reaksi Alergi

Reaksi alergi bukan muncul dari bulu kucing, melainkan dari air ludah dan urinenya. Alhasil, saat ia menjilat dirinya sendiri, maka bulunya terkena air ludah tersebut.

Reaksi alergi yang muncul umumnya bisa sebabkan gejala flu, termasuk di antaranya adalah mata gatal, bersin, pilek, dan peradangan pada sinus. Selain itu, bulu kucing dapat memicu serangan asma.

Baca Juga: 7 Kucing Paling Populer di Dunia, Tampilannya Menggemaskan dan Sifatnya Lincah

2. Penyakit Cakar Kucing (cat scratch disease)

Penyakit akibat cakaran kucing umumnya tidak menyebabkan gejala, tetapi bakteri Bartonella henselae bisa berpindah pada manusia melalui cakaran atau gigitan kucing.

Penularan bakteri bisa melalui cara lain, seperti habis mengelus kucing dan kemudian kamu menyeka mata dengan tangan yang sudah terkontaminasi bakteri.

Umumnya muncul benjolan kecil dalam jangka waktu 10 hari.

Benjolan tersebut juga bisa diikuti dengan gejala-gejala lain seperti mual, muntah, demam, menggigil, lelah, peradangan, dan rasa nyeri pada bagian kelenjar getah bening.

3. Kurap

Infeksi jamur kulit bisa terjadi akibat bulu kucing. Penularannya terjadi saat seseorang membelai kucing dan tidak mencuci tangan setelahnya.

Nah itulah 3 dampak negatif bulu kucing yang sangat berbahaya bagi keselamatan tubuh anda.

So, bukan berarti kucing merupakan hewan yang membawa penyakit ya, akan tetapi Anda harus waspada sesudah memegang kucing agar terhindar dari berbagai penyakit.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore