
Ilustrasi masa periode haid./sumber : Freepik.com
JawaPos.com – Haid atau menstruasi bak sudah menjadi tamu bulanan yang rutin berkunjung pada setiap kaum wanita di dunia.
Ketika menginjak remaja, para Ibu akan mulai memberikan banyak masukan dan larangan terhadap putrinya tentang apa saja yang harus dilakukan saat masa haid tiba.
Namun, seiring berjalannya perubahan kondisi fisik maupun psikis selama periode menstruasi membuat banyak mitos mengenai haid beredar di kalangan remaja.
Mitos-mitos yang kerap dipercayai oleh sebagian besar wanita terutama remaja, sempat membuat resah dan menghambat sebagian aktivitas yang faktanya boleh dilakukan.
Melalui laman Siloam Hospitals, yang dilansir JawaPos.com pada Jumat (10/11), berikut mitos-mitos tentang haid yang telah beredar di kalangan remaja.
Mitos popular ini kerap dipercaya oleh sebagian besar wanita hingga remaja saat sedang haid, karena bisa menghambat aliran darah sehingga berbahaya untuk kesehatan.
Hal ini perlu diluruskan, bahwa tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa keramas saat datang bulan dapat mempengaruhi kesehatan tubuh.
Alih-alih berbahaya bagi kesehatan, keramas dengan air hangat justru dapat membuat tubuh kamu menjadi lebih rileks serta membantu meringankan sakit kepala yang sering dialami oleh wanita dan remaja selama periode menstruasi.
Mengkonsumsi mentimun sering dianggap dapat menghambat aliran darah haid sehingga berisiko membuat haid berlangsung lebih lama.
Nyatanya, lama menstruasi pada wanita tidak dipengaruhi oleh makanan, melainkan dipengaruhi oleh faktor hormon estrogen dan progesteron, stres, indeks massa tubuh, dan lain-lain.
Sebagian orang awam menganggap bahwa darah yang keluar selama haid merupakan darah kotor atau hasil pembersihan racun dan kotoran di dalam tubuh.
Namun, hal tersebut hanyalah mitos belaka. Pada dasarnya, darah haid merupakan hasil peluruhan dinding rahim dan selaput lendir karena tidak terjadi proses pembuahan sel telur oleh sperma.
Mitos lainnya yang sering dipercayai para wanita adalah haid tidak teratur merupakan tanda kemandulan atau infertilitas.
Faktanya, ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan kamu menjadi tidak teratur, mulai dari pola hidup tidak sehat, stres, ketidakseimbangan hormonal, hingga mengidap kondisi medis tertentu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
