
ilustrasi seorang anak menggunakan sunscreen di punggung. Sumber foto: Pexels.com/Kindel Media
JawaPos.com – Pemakaian sunscreen atau tabir surya memiliki segudang manfaat salah satunya membantu mengurangi risiko kanker kulit.
Hal ini lantaran sunscreen memang diperuntukan melindungi kulit dari sinar matahari, bahkan meski cuaca sedang mendung.
Seperti yang diketahui, sinar matahari mengandung radiasi ultraviolet atau UV dan memiliki dua bentuk sinar cahaya yakni Ultraviolet A (UVA) dan Ultraviolet B (UVB).
UVA sendiri mampu menembus awan tebal, hujan, hingga kaca serta masuk ke lapisan epidermis kulit dan merusak sel-sel jaringan kolagen menyebabkan hiperpigmentasi seperti kulit keriput dan kering.
Sedangkan UVB mampu merusak permukaan kulit memicu sunburn, melepuh, kusam, dan menimbulkan beberapa jenis kanker kulit.
Penggunaan sunscreen pun harus diulang atau re-apply dua jam sekali dari pagi hingga sore dengan memperhatikan angka Sun Protection Factor (SPF) menunjukan berapa banyak UVB yang terhalang.
Kemampuan perlindungan sunscreen lebih efektif apabila minimal SPF 30 atau semakin tinggi angkanya maka durasi pertahanannya semakin panjang.
Misal SPF 30 dapat menghalangi 97 persen UVB, SPF 50 sebesar 98 persen, dan SPF 100 sebanyak 99 persen.
Tak hanya merujuk SPF, perlu juga melihat ukuran Protection Grade of UVA (PA) dilihat dari banyaknya tanda plus (+).
Seperti perlindungan cukup ditandai PA ++, perlindungan tinggi yakni PA +++, serta PA ++++ berarti perlindungan sangat tinggi.
Dikutip JawaPos.com dari Health, Kamis (9/11), para dokter kulit dan The US Food and Drug Administration (FDA) menyebut perlunya pengaplikasian sunscreen sebelum menghabiskan waktu di luar menjadi yang terpenting.
Lebih lanjut dokter kulit asal New York Noelani Gonzales menambahkan bahwa sunscreen salah satu komponen utama perlindungan terhadap sinar matahari.
Meski begitu, sebagian orang masih tak tahu waktu terbaik penggunaan sunscreen. Agar hasil maksimal, simak 13 tips ini bisa membantu melindungi diri dari sinar UV.
Sebelum sampai di tempat tujuan, sebaiknya gunakan tabir surya saat masih berada di rumah agar pemanfaatan produk lebih maksimal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
