Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 April 2021 | 19.55 WIB

7 Label Lokal Perkenalkan Ready To Wear Busana Muslim di Turki

Koleksi Elzatta dan Medina Zein. ISTIMEWA - Image

Koleksi Elzatta dan Medina Zein. ISTIMEWA

JawaPos.com - Indonesia dan Turki adalah dua negara yang memiliki banyak persamaan. Antara lain keduanya merupakan salah satu negara berpenduduk muslim terbesar dan disebut sebagai pasar modest fashion besar di dunia. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara dan #Markamarie mencoba menghubungkan dua negara bersama atas nama fashion melalui acara bertajuk Introducing Indonesia bersama tujuh label.

Dalam konsep Introducing Indonesia, menampilkan peragaan busana oleh 7 brand fashion. Tujuh brand yang disebutkan adalah Elzatta (salah satu pelopor brand modest fashion terdepan), Wearing Klamby (brand modest fashion dengan engangement tertinggi dengan 1,6 juta pengikut), Jawhara Syari (brand terkemuka yang berfokus pada gaya syari, gaya sepenunhnya tertutup), Tethuna (brand yang mengolah busana dengan detail Sulaman Karawo dan didukung oleh Bank Indonesia Gorontalo), Medina Zein (brand urban modest yang dipimpin oleh entrepreneur Medina Zein) dan dua emerging brands Restu Pratiwi (berfokus pada pakaian kantor) dan Hwan Eco Ethnic (brand scarf dengan desain etnik yang unik).

"Melalui diplomasi fashion ini, kami bertujuan untuk menghubungkan pusat kedua negara muslim, Indonesia dan Turki, lebih dekat dari sebelumnya," ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki H.E Lalu Muhamad Iqbal, dalam webinar baru-baru ini.

Baca Juga: Sambut Ramadan dan Lebaran dengan Modest Wear Bertema Sulawesi

Lebih lanjut Duta Besar Iqbal mengatakan pihaknya akan terus mencari cara dan sarana untuk membuat masyarakat kami lebih dekat, meskipun menghadapi tantangan pandemi. "Kami bangga bisa menghadirkan dan memperkenalkan 7 brand Indonesia kepada komunitas fashion modest di Turki. Kami berharap acara ini dapat menjadi wadah untuk saling mengenal dan berbisnis”, tambahnya.

Kolaborasi menjadi pesan utama bagi industri fashion di era yang penuh tantangan ini. Co-founder #Markamarie
Franka Soeria mengatakan, Turki dikenal dengan industri manufakturnya yang kuat sehingga dikenal sebagai salah satu supplier modest fashion terbesar di dunia. Indonesia dikenal dengan langkah progresif melalui program-program dan inovasi desain.

Sedangkan Indonesia memiliki ribuan brand, sebagian besar berfokus pada pembuatan pakaian sopan. Banyak acara dan program inovatif yang diciptakan di negeri ini, dari satu kota ke kota lain di penjuru negeri. Namun, pandemi menghantam industri fashion ke titik terendah dan banyak brand fashion berusaha bertahan menghadapi semua tantangan. Menurutnya, fashion hanya bisa bertahan jika brand saling berkolaborasi melalui berbagai aktivas.

“Kami ingin memperkenalkan brand ready to wear Indonesia ke Turki. Indonesia menawarkan gaya yang beragam dengan perpaduan Timur dan Barat. Kami menghadirkan brand-brand yang terdiri dari pionir, pemenang digital, salah satu pemimpin dalam gaya syari, modern etnik, urban look, edgy look hingga brand scarf dengan motif fresh. Indonesia bukan hanya pasar yang besar tapi juga sumber kreativitas yang besar, kami berharap bisa bekerjasama dengan Turki lebih baik lagi," ujar Franka.

“Tidak mudah untuk menyelenggarakan acara selama pandemi ini, namun kami menyadari bahwa brand membutuhkan aktivasi agar dapat bertahan di pasar. Peristiwa seperti ini akan memicu pasar menjadi lebih tangguh, ”ujar Franka Soeria.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/OBEjvDTmQ4c

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore