Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Agustus 2023 | 20.21 WIB

Filosofi Warna Hitam, Simbolisme dan Maknanya dalam Konteks Sosial dan Psikologis

Filosofi warna hitam tak selalu bermakna tentang kegelapan maupun kesedihan. (Freepik)

JawaPos.com - Warna hitam memiliki makna simbol yang berbeda bagi setiap orang. Ketika melihat warna hitam, interpretasi yang muncul bisa sangat bervariasi tergantung pada latar belakang, budaya, dan pengalaman individu.
 
Hitam seringkali diartikan sebagai keputusasaan, kesedihan, dan kejahatan. Bahkan, menjadi warna yang digunakan untuk pakaian upacara pemakaman. Apakah selalu benar demikian?
 
Menurut Color Psychology, warna hitam yang dinilai suram ini, ternyata mampu merangkum berbagai emosi dan konsep. Membuka jendela pada kompleksitas interpretasi warna dalam konteks budaya dan psikologis.
 
 
Simbolisme dan Makna Warna Hitam
 
Dilansir dari Verywellmind, hitam adalah ilustrasi yang tepat bagaimana interpretasi makna warna bisa berbeda antara satu budaya dengan budaya lainnya. Di tradisi Barat, hitam sering dikaitkan dengan kematian dan masa berkabung. Sementara di Tiongkok, warna yang dikaitkan dengan kematian adalah putih.
 
Menurut ilmuwan Jerman, Hermann von Helmholtz, hitam adalah sensasi yang nyata meskipun warna tersebut gelap dan tidak memiliki cahaya sekali pun. Sensasi dari warna hitam jelas berbeda dari yang lainnya.
 
Dalam Feng Shui (sistem Tiongkok kuno yang digunakan untuk menata ruang), setiap elemen warna melambangkan elemen khusus. Warna hitam dikaitkan dengan elemen air yang memunculkan konsep kekuatan, misteri, serta ketenangan. Hitam mampu menciptakan efek membumi dalam lingkungan.
 
 
Meskipun warna ini seringkali digunakan sebagai simbol dari segala hal yang merujuk pada sisi negatif. Misalnya, berhubungan dengan kematian, segala bentuk keburukan dan kejahatan, serta menggambarkan perasaan kesedihan yang sangat kuat.
 
Namun, warna hitam juga diasosiasikan dengan sejumlah kualitas dan ciri positif. Hitam dapat menggambarkan kewibawaan, keanggunan, kehormatan, kekuatan, bahkan kemewahan dengan kesan elegan.
 
Sebagai contoh, banyak orang memilih warna hitam sebagai pakaian formal untuk menghadiri acara. Selan itu, beragam merek perhiasan mewah juga ada yang menggunakan warna hitam sebagai desain logo perusahaan.
 
 
Hitam atau "black" juga digunakan sebagai penamaan suatu hal, seperti Black Monday, black hole, blackmail, black market, blackout, black magic, black sheep, the black widow, dan masih banyak lainnya.
 
Dikutip dari Exploring Your Mind, dalam konteks psikologi kehidupan sehari-hari, peran warna hitam sangat signifikan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penggunaan warna hitam umum digunakan dalam upacara pemakaman budaya Barat.
 
Di sisi lain, dalam pernikahan tradisional, pria sering memilih untuk mengenakan pakaian berwarna hitam karena memiliki hubungan dengan makna kekuatan, keamanan, dan formalitas. Secara umum, dalam dunia mode, warna hitam sering digunakan untuk menciptakan kesan elegan, pemberontakan, misteri, dan profesionalisme, tergantung pada konteks dan bidangnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore