
Kulit pria juga harus dirawat. (Shutterstock)
JawaPos.com - Siapa bilang perawatan kulit dan estetika hanya untuk perempuan? Pria juga boleh kok. Saat ini semakin banyak pria yang sadar dengan kesehatan kulit dan penampilannya.
Meski sama-sama melakukan perawatan, ada beberapa perbedaan mendasar antara kulit laki-laki dan perempuan. Sehingga berbeda pula kebutuhan dan pelakuannya.
Seperti perbedaan karakteristik pada kulit pria dan perempuan. Diantaranya ketebalan kulit pria lebih tebal bila dibandingkan perempuan.
"Umumnya produksi dan kelenjar minyak pada kulit pria lebih banyak bila dibandingkan kulit perempuan. Rambut pada kulit pria pun lebih banyak daripada perempuan,” kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Klinik Bamed Skin Care dr. Yuda Ilhamsyah, SpKK, dalam seminar baru-baru ini.
Sehingga saat memilih produk perawatan kulit harian seperti facial wash juga perlu mempertimbangkan hal tersebut. Jangan asal bersih.
Saat memilih produk perawatan kulit, tak hanya menyesuaikan karakteristik wajah tetapi juga harus mempertimbangkan penyakit kulit yang mendasari. Permasalahan kulit yang paling banyak dihadapi kaum pria di antaranya kulit sensitif, dermatitis atopik, dermatitis seboroik dan keratosis seboroik.
Selain perawatan harian, para pria juga perlu memanjakan kulit ke klinik kecantikan. Terlebih dengan gaya hidup maka kini yang makin sering terpapar polusi. Chief Medical and Ancillary Service Officer Earned Health Care dr. Adhimukti T. Sampurna, Sp.KK. FINSDV, mengungkapkan tiga fakta alasan menarik dari pasien pria yang datang ke kliniknya.
Photo
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Klinik Bamed Skin Care dr. Yuda Ilhamsyah, SpKK menjelaskan perawatan kulit pada pria. (Istimewa)
1. Dipaksa
Banyak pasien pria yang datang ke kliniknya berusia remaja dan dewasa muda. Para remaja pria yang datang itu memiliki masalah wajah berjerawat. Jelas saja, mereka sedang dalam masa pertumbuhan atau perubahan fase pubertas sehingga dipengaruhi hormon.
"Sehingga pria yang datang usia remaja itu adalah remaja yang 'diseret' atau dipaksa mamanya, didorong ibunya. Tadinya enggak mau tetapi karena jerawatnya parah, akhirnya mau juga," katanya tertawa.
2. Masalah Asmara
Ada juga pria yang tak malu datang ke klinik karena dorongan asmara. Mereka ingin tampil percaya diri di depan pasangan atau gebetan. Ada pula yang berencana melangsungkan pernikahan.
"Demi pasangan maka pria rela ke dokter kulit untuk merawat wajahnya," jelas dr. Adhimukti.
3. Alasan Pekerjaan
Pria dewasa yang sudah memasuki usia 40-50 tahun sudah mulai menghadapi masalah penuaan. Dari kulai kerutan atau flek-flek yang membuat penampilan mereka tak percaya diri. Padahal posisi mereka banyak yang sudah mapan sebagai pucuk pimpinan dan harus bertemu dengan banyak klien hingga presentasi.
"Maka mereka sadar bahwa penampilan penting untuk menunjang karir mereka. Kemudian ada juga pelaut yang datang ke kami karena sudah lama melaut lalu kulitnya belang. Bagaimana cara mengatasinya," tegasnya.
Photo

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
