Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Mei 2019 | 19.45 WIB

Tak Hanya Untuk Sehat, Terungkap 3 Alasan Pria Merawat Wajah ke Dokter

Kulit pria juga harus dirawat. (Shutterstock) - Image

Kulit pria juga harus dirawat. (Shutterstock)

JawaPos.com - Siapa bilang perawatan kulit dan estetika hanya untuk perempuan? Pria juga boleh kok. Saat ini semakin banyak pria yang sadar dengan kesehatan kulit dan penampilannya.

Meski sama-sama melakukan perawatan, ada beberapa perbedaan mendasar antara kulit laki-laki dan perempuan. Sehingga berbeda pula kebutuhan dan pelakuannya.

Seperti perbedaan karakteristik pada kulit pria dan perempuan. Diantaranya ketebalan kulit pria lebih tebal bila dibandingkan perempuan.

"Umumnya produksi dan kelenjar minyak pada kulit pria lebih banyak bila dibandingkan kulit perempuan. Rambut pada kulit pria pun lebih banyak daripada perempuan,” kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Klinik Bamed Skin Care dr. Yuda Ilhamsyah, SpKK, dalam seminar baru-baru ini.

Sehingga saat memilih produk perawatan kulit harian seperti facial wash juga perlu mempertimbangkan hal tersebut. Jangan asal bersih.

Saat memilih produk perawatan kulit, tak hanya menyesuaikan karakteristik wajah tetapi juga harus mempertimbangkan penyakit kulit yang mendasari. Permasalahan kulit yang paling banyak dihadapi kaum pria di antaranya kulit sensitif, dermatitis atopik, dermatitis seboroik dan keratosis seboroik.

Selain perawatan harian, para pria juga perlu memanjakan kulit ke klinik kecantikan. Terlebih dengan gaya hidup maka kini yang makin sering terpapar polusi. Chief Medical and Ancillary Service Officer Earned Health Care dr. Adhimukti T. Sampurna, Sp.KK. FINSDV, mengungkapkan tiga fakta alasan menarik dari pasien pria yang datang ke kliniknya.

Photo

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Klinik Bamed Skin Care dr. Yuda Ilhamsyah, SpKK menjelaskan perawatan kulit pada pria. (Istimewa)

1. Dipaksa

Banyak pasien pria yang datang ke kliniknya berusia remaja dan dewasa muda. Para remaja pria yang datang itu memiliki masalah wajah berjerawat. Jelas saja, mereka sedang dalam masa pertumbuhan atau perubahan fase pubertas sehingga dipengaruhi hormon.

"Sehingga pria yang datang usia remaja itu adalah remaja yang 'diseret' atau dipaksa mamanya, didorong ibunya. Tadinya enggak mau tetapi karena jerawatnya parah, akhirnya mau juga," katanya tertawa.

2. Masalah Asmara

Ada juga pria yang tak malu datang ke klinik karena dorongan asmara. Mereka ingin tampil percaya diri di depan pasangan atau gebetan. Ada pula yang berencana melangsungkan pernikahan.

"Demi pasangan maka pria rela ke dokter kulit untuk merawat wajahnya," jelas dr. Adhimukti.

3. Alasan Pekerjaan

Pria dewasa yang sudah memasuki usia 40-50 tahun sudah mulai menghadapi masalah penuaan. Dari kulai kerutan atau flek-flek yang membuat penampilan mereka tak percaya diri. Padahal posisi mereka banyak yang sudah mapan sebagai pucuk pimpinan dan harus bertemu dengan banyak klien hingga presentasi.

"Maka mereka sadar bahwa penampilan penting untuk menunjang karir mereka. Kemudian ada juga pelaut yang datang ke kami karena sudah lama melaut lalu kulitnya belang. Bagaimana cara mengatasinya," tegasnya.

Photo

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore