Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Januari 2019 | 15.40 WIB

Ahli Nama: Jangan Ahok, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Lebih Bawa Hoki

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta publik tak lagi memanggilnya dengan nama Ahok, tetapi sebut namanya dengan BTP. - Image

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta publik tak lagi memanggilnya dengan nama Ahok, tetapi sebut namanya dengan BTP.

JawaPos.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta publik tak lagi memanggilnya dengan nama Ahok, tetapi cukup panggil BTP. Keinginan itu diutarakannya dalam sebuah surat menjelang dirinya dibebaskan pada 24 Januari nanti setelah menjalani hukuman pidana atas kasus penistaan agama. Mengapa Ahok ingin dipanggil BTP?


Ahli Restructure Nama, Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari menjelaskan menjelaskan nama Basuki Tjahaja Purnama sangat bagus dan memiliki kekuatan harmoni 90 persen. Namun saat nama itu diganti atau disapa menjadi Ahok, nama itu menjadi tidak harmonis.


"Kekuatan nama Basuki Tjahaja Purnama jadi tenggelam pamornya. Ahok ini memiliki vibrasi negative ," ungkap Heleni, sapaannya, kepada JawaPos.com, Minggu (20/1).


Dari perhitungan analisa Nama dan Tanggal lahir, nama Ahok dengan kelahiran 29 Juni 1966, terjadi inharmoni atau negatif. Karakterisik semua ke arah negatif sehingga membuat Ahok terjebak pada permasalahan yang sangat tinggi.


Padahal nama Basuki Tjahaja Purnama membentuk harmoni yang baik dengan kode yang positif. Subjek mampu mengaktualisasi diri dengan optimal. Dengan kreativitasnya, subjek mampu memanfaatkan peluang besar.


"Panggilan BTP lebih harmonis membawa hoki daripada Ahok," ungkapnya.


Heleni sudah lama mengungkapkan bahwa nama Ahok tidak harmonis. Akhirnya keinginan mengganti nama sapaan itu pun datang dari BTP usai bebas dari penjara.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore