
Ilustrasi pipi tirus. Salah satu cara agar wajah terlihat tirus adalah dengan sedot lemak.
JawaPos.com - Kaum hawa saat ini ingin wajahnya lebih tirus. Maka mereka melakukan berbagai perawatan yang dapat meniruskan wajah. Sebut saja perawatan botox, tanam benang, HIFU, hingga liposuction. Masing-masing perawatan tersebut memiliki perbedaan dan metode, namun semuanya dipastikan aman.
Liposuction pipi tidak seperti treatment-treatment menggunakan alat ataupun Filler maupun tanam benang. Liposuction di area bisa membuat pipi tirus secara instan dengan hasil yang permanen. Dokter Spesialis Bedah Plastik dari Clinique Suisse dr. Laurentius Ariawan Widyanto, Med, SpBP, menjelaskan prinsip dari Liposuction pipi adalah mengurangi lemak berlebih di pipi. Sebatas di bawah kulit pipi supaya pipi yang chubby bisa menjadi lebih tirus.
"Liposuction mengurangi lemak yang ada di bawah kulit. Parah todaknya setiap orang tergantung ya. Misalnya ada yang tebal atau tak terlalu," kata dr. Ari, sapaannya, Selasa (11/12).
Ada dua masalah yang menimbulkan tumpukan lemak. Pertama yaitu seputar hormonal di kulit atau lemak di bawah kulit. Kedua, memang karena asupan makanan.
"Dengan cara ini kami hilangkan persis lemak di bawah kulit. Cukup sekali saja dsn enggak perlu touch up atau datang lagi dalam jangka waktu tertentu," jelasnya.
Tatalaksana Liposuction
Sebelum tindakan Liposuction, pasien diberi obat penenang, kemudian area pipi disterilkan dan diberikan suntikan mati rasa. Sesudah itu, baru dilakukan pengerjaan selama 30-60 menit.
Lemak yang diambil sebanyak lemak yang bisa dicubit di daerah pipi. Setelah pengerjaan bagian yang dilakukan Liposuction, pipi dipakaikan korset. Lalu pasien bisa langsung pulang. Jangan kaget, setelah Liposuction, pipi akan bengkak selama 5-6 hari.
"Dianjurkan terus menggunakan korset di pipi selama satu minggu. Nanti setelah 5 hari bengkaknya hilang kok. Kami beri antibiotik dsn pereda nyeri saja," tegasnya.
Setelah dilakukan Liposuction, lemak yang tadinya dicubit tebal akan menjadi tipis ketika dicubit. Namun kulit pipi akan ikut mengencang dan tidak menggelambir. Setelah diambil lemaknya, jika mengalami gemuk maka lemak akan menimbun di daerah lain yang belum disedot karena lemak di daerah lain masih normal sehingga bisa menjadi gemuk atau kurus.
“Jika sudah diambil, jumlah lemak sudah berkurang banyak. Akan lebih susah menjadi gemuk atau lebih, bagi yang kulitnya lebih kendur,” kata dr. Ari.
Semua tindakan apapun pasti ada risiko, termasuk tindakan Liposuction ini. Tetapi selama berhati-hati maka risiko bisa diminimalisasi. Paling penting adalah manajemen untuk mengurangi risiko, dengan pengalaman dan pendidikan yang cukup maka risiko dapat ditekan menjadi nol atau mendekati nol.
“Sebaiknya pasien mengikuti aturan yang diberikan dokter dan segera bertanya jika ada yang diragukan,” tegasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
