
Salah satu karya foto Amore
JawaPos.com – Setiap orang tua memiliki keinginan untuk tidak melewatkan setiap momen pertumbuhan sang buah hati sejak lahir hingga dewasa. Orang tua di era media sosial saat ini bahkan sejak usia kehamilan di trimester pertama sudah memamerkan foto-foto di akunnya. Apalagi saat bayi mereka lahir, pasti ingin mengabadikan momen terbaik itu. Seni pemotretan bayi baru lahir (baby newborn photography) semakin populer saat ini.
Pemotretan bayi baru lahir adalah teknik fotografi yang dimulai dari bayi berusia 5-14 hari. Bayi dengan usia baru lahir sangat menggemaskan saat dipotret. Kulitnya yang masih merah dengan tubuh yang mungil membuat siapa saja yang melihatnya tersenyum.
“Baby newborn saat usia itu kalau tidur cukup nyenyak, lalu bayi masih fleksibel tubuhnya seperti masih di dalam kandungan. Jadi kalau kita bilang, bayi seperti meringkuk. Oleh karena itu, dapat posing seperti itu,” kata Owner AMORE Baby Portraits Shinka Moeharjo kepada JawaPos.com, Selasa (28/2).
Shinka menjelaskan usia 5-14 hari adalah usia paling ideal untuk bayi dipotret dengan teknik baby newborn photography. Shinka menjelaskan sebetulnya masih bisa sampai usia 1 bulan namun akan jauh lebih sulit jika dibandingkan bayi di bawah usia 10 hari.
“Kalau 10 hari ke bawah masih mudah. Yang penting dia kenyang, cukup susu, dan tidur sehingga mudah difoto. Sedangkan kalau untuk bayi yang lebih besar mereka ada meleknya, ada bangunnya, ada mau mainnya. Bisa dilakukan tapi lebih sulit karena baby lebih sensitif terhadap sentuhan,” papar Shinka.
Biasanya jika orang tua menginginkan hasil foto melihat mata bayi terbuka sedikit, pihaknya menyarankan bayi dipotret usia 10-14 hari. Sebaliknya, jika orang tua menginginkan hasil yang rapi, Shinka menyarankan agar bayi dipotret di bawah usia 10 hari.
“Bayi-bayi sekarang memang kata orang beda lho, lebih gesit. Sebenarnya pada prinsipnya sama saja. Memang sih kita lihat ada bayi yang perkembangannya lebih cepat. Tapi tipikalnya masih sama,” jelasnya.
Paling utama, kata Shinka, bayi saat dipotret harus kenyang dan tidur cukup agar tidak rewel. Shinka awalnya membuka AMORE Baby Portraits di tahun 2006 dengan memulai di bidang fotografi kostum lucu. Namun akhirnya Shinka tertarik mempelajari teknik baby newborn photography dengan belajar ke Oklahoma, Amerika Serikat.
“Saya sempat coba dengan anak sendiri awalnya tapi hasilnya gagal. Setelah itu coba masukin ke teknik newborn ke Indonesia. Setelah kita coba pakai anak sendiri dan mempelajari sendiri kok enggak aman ya, gagal total. Lalu saya belajar dengan pelopor fotografi bayi newborn di AS, dan saya belajar akhirnya mantap dan aman. Karena teknik ini harus aman dan jangan coba-coba,” tegas Shinka.(cr1/JPG)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
