
Rekomendasi kuliner gado-gado paling segar di Malang / foto : Magnific/ odua
JawaPos.com – Kota Malang dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan kuliner tradisional yang terus bertahan dari generasi ke generasi.
Salah satu yang paling dicari adalah gado-gado, sajian sayuran segar dengan bumbu kacang khas yang menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.
Gado-gado sendiri merupakan salah satu pilihan kuliner tradisional berisi beragam sayur di dalamnya yang kemudian diberi bumbu kacang.
Rasanya enak, perpaduan saus kacang dan sayur ditambah dengan beberapa bahan lainnya seperti lontong, akan membuat perut jadi kenyang.
Dari warung sederhana di pujasera hingga restoran yang sudah memiliki banyak cabang, pilihan gado-gado di kota ini sangat beragam.
Dilansir dari laman Travelingyuk dan Cari Kuliner Indonesia pada Kamis (7/5), berikut lima rekomendasi kuliner gado-gado paling segar di Malang.
1. Gado-gado Pak Atim
Gado-gado Pak Atim adalah salah satu warung gado-gado paling populer dengan pilihan sayuran yang selalu segar dan saus kacang yang sangat lembut dan gurih.
Porsinya besar dengan banyak kerupuk sebagai pelengkap, dan tersedia pilihan untuk memisahkan sambal bagi yang tidak menyukai pedas.
Harga per porsinya sangat terjangkau hanya Rp13.000, berlokasi di Pujasera Dempo, Jalan Gede, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kota Malang, buka setiap hari kecuali Minggu mulai pukul 08.30–15.30 WIB.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022