
Biji kopi yang diolah dengan metode fermentasi luwak. (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia kaya dengan kopinya. Beberapa tahun terakhir trennya semakin positif karena meningkatnya minat masyarakat terhadap kopi spesialti.
Demi menjaga kualitas dan keaslian produk, pelaku industri menjadi salah satu faktor penting. Salah satu produk yang turut berkembang adalah kopi luwak. Kopi jenis ini dikenal dengan proses produksi yang unik melalui fermentasi alami oleh luwak. Metode tradisional itu menghasilkan karakter rasa yang khas, dengan tekstur yang lebih halus dan tingkat keasaman yang relatif rendah.
Kopi luwak juga diproduksi oleh beberapa negara lain. Umumnya di negara itu juga terdapat hewan luwak atau Asian Palm Civet (Paradoxurus hermaphroditus) hidup.
Menariknya, kopi luwak Indonesia adalah asal nama, pusat produksi yang paling dikenal di dunia. Kopi luwak di Indonesia juga telah memulai sejarahnya sejak masa kolonial Belanda abad ke-18.
Di Indonesia, kopi luwak turut dipertahankan oleh industri. Yakni, Artcofie Luwak yang diproduksi PT Erefindo Jaya Indonesia sejak 2012. Artcofie Luwak hadir dalam dua varian utama, yaitu Arabica dan Robusta. Masing-masingnya menawarkan karakter rasa berbeda sesuai preferensi penikmat kopi.
Varian Arabica dikenal memiliki karakter rasa yang lebih lembut dengan aroma floral. Sementara varian Robusta menawarkan rasa yang lebih kuat dengan nuansa cokelat dan nutty yang khas.
Alfian Santoso Poriazis dari manajemen PT Erefindo Jaya Indonesia menegaskan, dalam industri makanan dan minuman, aspek keamanan dan legalitas produk menjadi perhatian utama. "Kopi luwak yang diproduksi PT Erefindo Jaya Indonesia telah memiliki izin edar dari BPOM serta sertifikasi halal,” ungkap Alfian Santoso Poriazis kepada JawaPos.com, Sabtu (14/3).
Menurut Alfian, kedua sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan proses produksi dilakukan sesuai standar yang berlaku, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan produk.
Dia menambahkan, produk kopi luwak dari Indonesia terus diperkenalkan dalam berbagai pameran internasional. Salah satu ajang yang pernah diikuti adalah China International Import Expo (CIIE), pameran perdagangan internasional yang mempertemukan berbagai produk dari berbagai negara dengan pelaku pasar global.
Langkah itu menjadi salah satu peluang untuk memperkenalkan kopi Indonesia kepada pasar internasional sekaligus memperluas jaringan distribusi.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
