Oleh-oleh khas Jogja, thiwul Yu Tum (Dok. Instagram @jati.k.h)
JawaPos.com - Liburan ke Yogyakarta belum lengkap rasanya kalau tidak membawa pulang oleh-oleh khasnya.
Selama ini, bakpia memang selalu jadi ikon utama oleh-oleh Jogja. Namun ternyata, masih banyak pilihan lain yang tidak kalah enak, unik, dan menggambarkan kekayaan kuliner khas kota budaya ini.
Mulai dari makanan tradisional seperti gudeg hingga camilan ekstrem seperti belalang goreng, semuanya punya cita rasa khas yang menggugah selera.
Dilansir dari laman kanal YouTube 10 Best ID, Minggu (20/10), berikut 10 oleh-oleh khas Jogja selain bakpia yang wajib kamu coba untuk melengkapi perjalanan wisatamu.
Gudeg selalu menjadi simbol kuliner Yogyakarta. Salah satu yang paling terkenal adalah Gudeg Yu Djum, yang resepnya sudah ada sejak tahun 1950.
Kini, gudegnya tersedia dalam kemasan vakum atau kaleng, sehingga lebih awet dan mudah dibawa pulang. Harga mulai Rp80.000, berlokasi di Jalan Laksda Adi Sucipto Km 8, Maguwoharjo.
Camilan kenyal yang terbuat dari tepung ketan ini sudah melegenda sejak lama. Yangko Pak Prapto kini dikelola oleh generasi kelima, dengan rasa yang tetap autentik.
Satu kotak berisi 30 potong dengan varian rasa seperti cokelat, durian, stroberi, dan kacang. Alamatnya di Jalan Pramuka No. 82, Umbulharjo, Yogyakarta.
Olahan tradisional dari singkong kering ini punya cita rasa khas manis gurih. Tiwul Yu Tum, berdiri sejak 1985, menawarkan dua versi: siap makan dan instan. Cocok buat oleh-oleh khas Gunungkidul. Lokasinya di Jalan Pramuka No. 36, Wonosari, Gunungkidul.
Untuk pecinta cokelat, wajib mampir ke Cokelat Monggo. Produk cokelat ini dibuat dari biji kakao asli Indonesia dengan berbagai varian, mulai dari cokelat batang hingga minuman cokelat. Berdiri sejak 2008, toko ini berlokasi di Jalan Tirto Dipuran No. 10, Mantrijeron, Yogyakarta.
Dari Sleman, ada Keripik Belut Citra Rasa yang populer karena kerenyahannya. Awalnya hanya usaha kecil, kini berkembang jadi oleh-oleh hits karena rasanya gurih dan tahan lama. Lokasinya di Jalan Kelaci No. 2, Margoluwih, Sayegan, Sleman.
Kuliner tradisional khas Kaliurang ini terdiri dari jadah (ketan kukus) dan tempe bacem yang dimakan bersama. Rasanya manis gurih dan mengenyangkan. Jadah Tempe Mbah Carik bisa kamu temukan di Jalan Astulo No. 50, Pakem, Sleman.
Bagi pencinta makanan pedas, Oseng Mercon Bu Narti wajib dicoba. Isinya potongan daging sapi yang ditumis dengan cabai rawit melimpah. Tersedia juga dalam kemasan kaleng, cocok dijadikan oleh-oleh. Lokasinya di Jalan KH Ahmad Dahlan No. 107, Notoprajan, Yogyakarta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
